<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465</id><updated>2012-02-03T21:23:03.656-08:00</updated><category term='KERAJINAN DAN BUDAYA'/><category term='BERITA'/><category term='Tempat Wisata'/><category term='PARIWISATAhttp://www.blogger.com/img/gl.align.left.gif'/><category term='Ngacapruk sugan Hade'/><title type='text'>WARTA SUBANG</title><subtitle type='html'>Najan Urang Lembur tong Jadi Kampungan,Najan Kaum Kabayan Ulah Jadi Si Kabayan,GANCANG GEURA HUDANG BUKA CEULI BUKA MATA,GEURA TEMBONGKEUN URANG SUNDA OGE BISA</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>59</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-2115504674584369499</id><published>2008-08-10T12:27:00.000-07:00</published><updated>2008-08-10T12:30:05.312-07:00</updated><title type='text'>Cabup Subang Primus Yustisio Jalani Test Kejiwaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SJ9BqWKBekI/AAAAAAAAAHs/lbVuLwJuCYo/s1600-h/PRIMUS2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SJ9BqWKBekI/AAAAAAAAAHs/lbVuLwJuCYo/s320/PRIMUS2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232973487785736770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;wartasubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SINDO, SUBANG -&lt;/strong&gt; Primus Yustisio, artis yang mencalonkan diri sebagai Bupati Subang dari unsur independen menjalani test kejiwaan di RSUD Subang, Selasa siang (5/8/2008). Tes kejiwaan itu merupakan syarat wajib yang ditetapkan KPUD bagi pasangan calon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Primus bersama wakilnya, Agus Nurani tiba di RSUD Ciereng Jalan Brigjen Katamso No 23 Subang pukul 09.30 WIB. Keduanya langsung menuju ruang komite medik RSUD tempat pemeriksaan kesehatan delapan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan &lt;em&gt;Sindo&lt;/em&gt;, delapan pasangan calon menjalani test kejiwaan sekira pukul 10.30 WIB. Mereka mengerjakan soal sebanyak 567 pertanyaan. Pasangan Primus-Agus (Prima) merupakan pasangan pertama yang selesai mengerjakan soal, setelah sekira 1 jam berada di ruangan test.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami mengerjakan soal sekitar 567 soal, semua pertanyaan hanya perlu jawaban Ya dan Tidak, sekitar 70 menit lah saya di dalam," ujar Primus usai test kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Primus, soal yang diajukan oleh tim kesehatan dari RSUD Ciereng Subang seputar masalah kepribadian dirinya. Sementara test kesehatan tubuh baru akan digelar keesokan harinya, termasuk test urin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai memberi keterangan kepada wartawan, Primus langsung menyapa puluhan masyarakat yang sedang menjenguk keluarganya yang dirawat di RUSD Ciereng. Bahkan tanpa malu-malu seorang perawat langsung meminta foto bersama Primus. &lt;b&gt;(Annas Nasrullah/Sindo/fit)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-2115504674584369499?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/2115504674584369499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=2115504674584369499&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2115504674584369499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2115504674584369499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/08/cabup-subang-primus-yustisio-jalani.html' title='Cabup Subang Primus Yustisio Jalani Test Kejiwaan'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SJ9BqWKBekI/AAAAAAAAAHs/lbVuLwJuCYo/s72-c/PRIMUS2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-7368189115874721934</id><published>2008-08-10T12:13:00.000-07:00</published><updated>2008-08-10T12:16:14.565-07:00</updated><title type='text'>Pelantikan 200 Kepsek Subang Cacat Hukum</title><content type='html'>wartasubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG&lt;/strong&gt; - Pelantikan 200 Kepala Sekolah tingkat SD-SLTA se-Kabupaten Subang dinilai cacat hukum. Ini karena yang melantik adalah Asisten Daerah (Asda) II Setda Subang Komir Bastaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengacu pada surat Depdagri maka seharusnya yang melantik itu Wakil Bupati, karena wewenang bupati sudah digantikan wakil bupati. Kalau tidak dijalankan, maka pelantikan Kepsek cacat hukum dan harus diulang," ujar Ketua DPRD Subang Bambang Herdadi, Sabtu (9/8/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, sesuai Surat Mendagri Nomor 131.32/2115/SJ tentang Persetujuan Pengunduran Diri Bupati Subang Eep Hidayat, disebutkan sejak 29 Juli 2008, Eep tidak lagi bertindak sebagai Bupati Subang dan secara otomatis jabatannya dilimpahkan ke Wakil Bupati Subang Maman Yudia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eep Hidayat sendiri pada 24 Juli 2008 lalu mengirimkan surat pengunduran diri sebagai Bupati Subang ke Departemen Dalam Negeri karena mencalonkan diri sebagai dalam Pilkada Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bambang menerangkan, meskipun secara fisik yang melantik puluhan Kepala Sekolah adalah Asda II Komir Bastaman, namun kapasitasnya sebagai pengganti Bupati Subang. Di sisi lain, Komir sendiri maju mendampingi &lt;em&gt;incumbent &lt;/em&gt;dalam Pilkada Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan surat itu (surat Depdagri) maka aturannya semua wewenang Bupati harus diserahkan kepada wakilnya, kecuali jika wakilnya juga tidak ada atau mengundurkan diri," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Subang Rahmat Sholihin membantah penilaian Ketua DPRD tersebut. Menurut dia saat pelaksanaan pelantikan tersebut, Eep Hidayat masih aktif menjadi Bupati Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat pelantikan Pak Eep masih dianggap aktif. Masalah isi surat jawaban Depdagri yang menyebutkan sejak 29 Juli 2008 dia tidak lagi bertindak sebagai Bupati Subang, itu sudah diklarifikasi. Faktanya beliau mendaftar ke KPUD 4 Agustus," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Rahmat, sejauh ini Eep Hidayat baru menerima surat pengunduran diri saja. Sedangkan surat pemberhentian dari jabatannya baru akan diterima setelah penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati 2 September mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;b&gt;(Annas Nasrullah/Sindo/ful)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-7368189115874721934?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/7368189115874721934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=7368189115874721934&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7368189115874721934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7368189115874721934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/08/pelantikan-200-kepsek-subang-cacat.html' title='Pelantikan 200 Kepsek Subang Cacat Hukum'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-4654066226396611988</id><published>2008-08-10T12:12:00.001-07:00</published><updated>2008-08-10T12:12:57.698-07:00</updated><title type='text'>KPUD Subang Siapkan Pilkada Dua Putaran</title><content type='html'>wartasubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;b&gt;TEMPO &lt;i&gt;Interaktif&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;b&gt;Subang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;:Banyaknya pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Subang Jawa Barat yang akan bertarung pada pilkada 26 Oktober 2008, membuat Komisi Pemilihan Umum Daerah menyiapkan skenario pilkada dua putaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Husen Hardjadinata, Ketua KPUD Kabupaten Subang mengatakan, pilkada dua putaran sepertinya harus dilakukan. Sebab tidak akan ada calon yang akan memperoleh suara mayoritas minimal 30 persen. "Apalagi sampai 50 persen," kata Husen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya pasangan calon yang mungkin lolos mengikuti pilkada bupati dan wakil bupati Subang periode 2008-2013 tersebut, otomatis akan membuat perolehan suara para calon tidak berbeda jauh. Ini seperti di pilkada Gubernur Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Husen menyatakan jajarannya siap bekerja keras jika pilkada benar-benar harus terjadi dua putaran. Hanya saja, dipastikan akan menimbulkan penambahan biaya tambahan yang tidak sedikit. "Minimal diperlukan dana tambahan Rp.5 miliar," kata Husen. Ia menyebutkan, untuk pilkada satu putaran diperlukan Rp.23 miliar. "Itu telah disetujui pemerintah kabupaten," kata Husen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maman Yudia, Wakil Bupati Subang, mengatakan belum mendapatkan laporan dari KPU tentang dana tambahan Rp 5 miliar. Dana inni untuk penyelenggaraan pilkada selama dua putaran. "Kita lihat saja dulu hasil pilkada putaran pertama," kata Maman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanang Sutisna &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-4654066226396611988?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/4654066226396611988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=4654066226396611988&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4654066226396611988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4654066226396611988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/08/kpud-subang-siapkan-pilkada-dua-putaran.html' title='KPUD Subang Siapkan Pilkada Dua Putaran'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-3211528976164406632</id><published>2008-08-10T12:05:00.000-07:00</published><updated>2008-08-10T12:08:31.539-07:00</updated><title type='text'>Maju ke Pilkada, Primus Yustisio Disumbang Petani</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SJ88l2dXIzI/AAAAAAAAAHk/UXLRnAx-MiQ/s1600-h/primus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SJ88l2dXIzI/AAAAAAAAAHk/UXLRnAx-MiQ/s320/primus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232967912999297842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;wartasubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;b&gt;TEMPO &lt;i&gt;Interaktif&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;b&gt;Subang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;:Bintang sinetron dan iklan Primus Yustisio mengguncang Subang pada Ahad lalu. Diantar ratusan penggemarnya, ia mendatangi Komisi Pemilihan Umum setempat. Maksudnya jelas, untuk mendaftarkan diri menjadi calon Wakil Bupati Subang periode 2008-2013 dari unsur independen.&lt;br /&gt;Ketika ditanya tentang dana yang disiapkan untuk kampanye, suami Jihan Fahira ini tak memberi jawaban pasti. Namun, pria yang lahir dari ibu berdarah asli Subang itu menyebutkan, sebagian dana sudah dikantongi, di antaranya berupa sumbangan sukarela dari para petani nanas Subang.&lt;br /&gt;"Jumlahnya Rp 50 juta," ujarnya. Dia pun mengaku mendapat dukungan luar biasa dari warga Subang. Kelak, bila terpilih, ia akan menanggalkan predikat keartisan. "Sebab, saya akan berkonsentrasi mengemban amanah dari rakyat Subang," katanya serius. (Koran Tempo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanang Sutisna&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-3211528976164406632?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/3211528976164406632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=3211528976164406632&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3211528976164406632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3211528976164406632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/08/maju-ke-pilkada-primus-yustisio.html' title='Maju ke Pilkada, Primus Yustisio Disumbang Petani'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SJ88l2dXIzI/AAAAAAAAAHk/UXLRnAx-MiQ/s72-c/primus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-8013064627550143052</id><published>2008-07-03T20:36:00.001-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:25.138-08:00</updated><title type='text'>Proyek PLTP Segera Berdiri di Subang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SG2bYUyUXnI/AAAAAAAAAHU/7eMNXlLvCeU/s1600-h/plt.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SG2bYUyUXnI/AAAAAAAAAHU/7eMNXlLvCeU/s320/plt.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218998385391197810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG - &lt;/strong&gt;Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) segera berdiri di Gunung Tangkuban Perahu, di Kabupaten Subang, Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jumlah area keseluruhan sekitar 200 hektare, seluas 160 hektare atau 80 persen berada di wilayah Kabupaten Subang. Area seluas itu, berada di Desa Cicenang Kecamatan Jalancagak dan lintas Kabupaten (Bandung, Subang dan Purwakarta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Subang M Machri S mengatakan, proyek PLTP di Gunung Tangkuban Perahuitu merupakan program Pemerintah Pusat dengan menghabiskan dana keseluruhannya Rp1,5 trilun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini dalam rangka pengembangan listrik, di Indonesia kan pasokan energi listrik itu terbatas, sehingga kebijakan pusat akan mengembangkan potensi di bidang ini, antara lain panas bumi, dan kebetulan Subang punya potensi itu, yaitu di Tangkuban Perahu," ujar M Machri S, di ruang kerjanya, Jalan KS Tubun, Subang, Selasa (1/7/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain di Gunung Tangkuban Parahu, Mahcri menambahkan, potensi panas bumi yang berada di wilayah Kabupaten Subang, selain berada di Gunung Tangkuban perahu, potensi panas bumi juga berada di Gunung Tampomas, sebanyak 25 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan eksplorasi lokasi panas bumi rencananya dimulai pada awal 2009 selama tiga tahun ke depan. Pada tahun keempat akan dilanjutkan dengan kegiatan eksploitasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Machri berharap pada 2012 nanti PLTP sudah bisa direalisasikan dan suplai listrik untuk konsumsi Jawa Barat tidak akan lagi mengalami krisis atau kendala lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini menurut Machri, untuk di daerah Cicenang Kecamatan Jalancagak sudah dilakukan survey pendahuluan atau penentuan hasil pengeboran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk di Cicenang sekarang sudah Survey pendahuluan, penentuan hasil pengeboran, agenda kegiatan sudah mereka susun. Sedangkan kalau di lintas Kabupaten (Bandung Barat, Subang dan Purwakarta) saat ini masih dalam proses lelang, dan sudah beberapa perusahaan yang sudha mendaftar," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Kabupaten yang dijadikan lokasi proyek PLTP, Kabupaten Subang akan mendapat keuntungan secara materi sebesar 32 persen pertahunnya. Sementara untuk Pemerintah Provinsi sebesra 16 persen, Pemerintah Pusat 20 persen dan Kabupaten di Jawa Barat akan mendapat bagian sebesar 32 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain di Kabupaten Subang, proyek PLTP di Jawa Barat yang akan didirikan di Gunung Tangkuban Perahujuga akan melibatkan Kabupaten lain seperti Kabupaten Bandung Barat, di Gunung Cisolok Desa Cisukarame, Kabupaten Sukabumi, dan Gunung Tampomas di Kabupaten Sumedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- finish detail --&gt;Proyek itu diharapkan sudah terrealisais pada tahun 2012 dan diharapkan mampu menghasilkan energi listrik sebesar 150 megawatt (MW) untuk suplai listrik di Jawa Barat.  &lt;b&gt; (Annas Nasrullah/Sindo/rhs)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-8013064627550143052?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://economy.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/07/01/19/123773/proyek-pltp-segera-berdiri-di-subang' title='Proyek PLTP Segera Berdiri di Subang'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/8013064627550143052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=8013064627550143052&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/8013064627550143052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/8013064627550143052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/07/proyek-pltp-segera-berdiri-di-subang.html' title='Proyek PLTP Segera Berdiri di Subang'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SG2bYUyUXnI/AAAAAAAAAHU/7eMNXlLvCeU/s72-c/plt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-8913438735948968086</id><published>2008-07-03T20:24:00.000-07:00</published><updated>2008-07-03T20:27:38.994-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Polisi Bentuk Tim Pencari Napi Kabur</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG&lt;/strong&gt; - Petugas Kepolisian dari Polres Subang membentuk satu tim pencari Kusman (36), narapidana yang kabur dari Lapas Klas II A Subang, Selasa 1 Juli kemarin, pada saat program asimilasi di luar rumah tahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Subang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sugiyono menyatakan, sejak kemarin tim yang dirahasiakan jumlahnya itu sudah melakukan pengejaran terhadap Kusman. Tempat pertana yang didatangi aparat adalah rumah keluarga Kusman, di Desa/Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita sudah membentuk tim untuk menangkap Kusman dan dikembalikan lagi ke Lapas. Tadi pagi kami datang ke keluarganya, dan pihak keluarga memberi jaminan untuk diserahkan ke Lapas," ujar Kapolres Subang usai pemusanahan barang bukti kejahatan di Kecamatan Ciater Kabupaten Subang, Kamis (3/7/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mendatangi tempat tinggal keluar Kusman, tandas Sugiyono, aparat juga melakukan pengejaran ke sejumlah rumah keluarga dan kerabat Kusman yang diduga menjadi tempat persembunyian Kusman. Salah satu tempat yang menjadi sasaran pencarian kemarin, di antaranya di daerah Bekasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ini sudah kita tangkap ya," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan sebelumnya, Kusman, narapidana kasus pencurian barang yang menjalani hukuman selama 3 tahun sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa 1 Juli lalu kabur pada saat program asimilasi. Kusman dijeboloskan ke hotel prodeo pada tahun 2006 lalu, Kusman sendiri sebenarnya tinggal menjalani sisa hukuman penjara beberapa bulan ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabur Kusman dari Lapas baru diketahui pada pukul 16.30 WIB, atau saat dilakukan absensi sebelum 14 napi yang mengikuti asimilasi masuk ke dalam ruang tahanan. Kepala Seksi Bimbingan Napi Lapas Subang, Iwa Bcahtiar kaburnya Kusman akibat kelalain petugas dalam mengawasi napi selama program asimilasi berjalan.&lt;b&gt;(Annas Nasrullah/Sindo/hri)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-8913438735948968086?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/07/03/1/124450/polisi-bentuk-tim-pencari-napi-kabur' title='Polisi Bentuk Tim Pencari Napi Kabur'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/8913438735948968086/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=8913438735948968086&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/8913438735948968086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/8913438735948968086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/07/polisi-bentuk-tim-pencari-napi-kabur.html' title='Polisi Bentuk Tim Pencari Napi Kabur'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-4816062024504675980</id><published>2008-06-17T11:46:00.000-07:00</published><updated>2008-06-17T11:49:50.043-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>11 Partai Dukung Primus Jadi Cabup Subang</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG &lt;/strong&gt;- Meskipun Primus Yustisio belum memberi sikap untuk maju jadi Calon Bupati (Cakup) Subang, namun 11 partai politik mendukung aktor ganteng ini sebagai Cabup Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan tersebut diungkapkan pada pertemuan di RM Bale Desa, Jalan Darmodihardjo Subang, (Rabu, 11/6/2008). 11 Parpol yang setuju dan mendukung Primus sebagai Cabup Subang antara lain, PBR, PKPB, PKPI, PAN, PNI Marhaenisme, PBSD, Partai Pelopor, Partai Buruh, dan PPNUI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua PNI Marhaenisme Subang, Suryadi menegaskan, figur Primus memiliki potensi besar untuk membangun daerah leluhurnya. Bahkan menurut dia, dengan sosok Primus yang kerap muncul di sejumlah film telivisi, Suryadi optimis Primus bisa mendapatkan suara dari pemilih muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan modal keartisan Primus, saya yakin 50 persen pemilih muda bisa memilih dia. Asumsinya, siapa yang tidak kenal dengan Primus, tidak hanya anak muda, orang tuapun sudah kenal Primus," tegasnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama juga diungkapkan Ketua PBR Subang, Asep Burhan. Dengan kepribadian dan komitmen yang dimiliki Primus, Asep menyatakan pihaknya siap mendukung pencalonan suami dari Jihan Fahira itu.  &lt;b&gt;(Annas Nasrullah/Sindo/pie) Link: http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/06/12/1/117851/11-partai-dukung-primus-jadi-cabup-subang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-4816062024504675980?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/4816062024504675980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=4816062024504675980&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4816062024504675980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4816062024504675980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/06/11-partai-dukung-primus-jadi-cabup.html' title='11 Partai Dukung Primus Jadi Cabup Subang'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-7506067001245006244</id><published>2008-05-25T06:09:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T06:12:51.541-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>3 Perampok SPBU &amp; BCA Subang Dicokok di Sumsel</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG &lt;/strong&gt;- Tim gabungan kepolisian dari Polda Jabar dan Polres Subang, berhasil mencokok tiga pelaku pembobolan dan perampokan yang melakukan aksinya di dua tempat di jalur Pantura Subang. Pelaku ditangkap di daerah Sumatera Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangkapan terhadap tiga pelaku pencurian disertai kekerasan tersebut berlangsung seperti adegan di film-film aksi Hollywood, aparat gabungan dan pelaku sempat terjadi kejar-kejaran. Karena jumlah petugas lebih besar, tiga pelaku itu berhasil dilumpuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada hari Jum'at sekitar pukul 09.00 Wib, kami mendapat laporan dari anggota, bahwa dua perampokan uang SPBU dan satu orang pembobolan BCA Pamanukan sudah berhasil diamankan," ujarnya Kapolres Subang AKBP Sugiyono, Sabtu (10/5/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres enggan menyebutkan identitas ketiga pelaku tersebut. Karena menurut dia, pihak aparat masih melakukan pengejaran terhadap kawanan pelaku lainnya. "Saat ini masih dalam perjalanan untuk dibawa ke sini," imbuhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kapolres Subang, AKBP Sugiyono, dari tiga pelaku curas di wilayah Pantura Subang itu, dua di antaranya adalah dua pelaku perampokan uang senilai Rp337 juta di SPBU Mundusari Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang,  Senin (5/5) pukul 10.00 WIB pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara satu orang lainya, adalah pelaku pembobolan mesin ATM BCA Cabang Pamanukan di Jalan Ion Kartasasmita No 37  Rt. 01/13 Desa Mulya Sari Kecamatan Pamanukan Subang pada  4 Maret lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat aksi kawanan tersebut, pihak Bank mengalami kerugian materi seniali Rp1,1 miliar. "Dari tiga pelaku itu, kami akan kembangkan untuk mengejar pelaku lainnya," tandasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;b&gt;(Annas Nasrullah/Sindo/fit)&lt;/b&gt;    &lt;!-- RELATED NEWS --&gt;           &lt;h3&gt;&lt;strong&gt;B&lt;/strong&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-7506067001245006244?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/7506067001245006244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=7506067001245006244&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7506067001245006244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7506067001245006244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/05/3-perampok-spbu-bca-subang-dicokok-di.html' title='3 Perampok SPBU &amp; BCA Subang Dicokok di Sumsel'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-2162672315053788194</id><published>2008-05-25T05:42:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T06:09:03.379-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Dapat SMS Santet, Guru di Subang Pingsan</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG&lt;/strong&gt; - Isu SMS santet yang ramai dibicarakan di Kepulauan Riau dan sekitarnya, kali ini sudah sampai ke Kabupaten Subang. Seorang guru SD, Darlim (38) mengaku menerima SMS santet berwarna merah di HP miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ditemui di rumahnya di Dusun Bugel, RT06/02 Desa Mundusari, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Kamis (15/5/2008), Darlim mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pukul 09.45 Wib saat dia berada di Sukaresmi Pamanukan, tempat dirinya mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami dari Warnengish (32), mengaku baru mengetahui ada sms itu setelah rekan seprofesinya menanyakan jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Begitu saya lihat monitor Handphone warnanya merah, satu menit setelah itu kepala langsung sakit, dada, dan mulut sesak," tutur Darlim yang langsung mematikan handphone miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kondisi Darlim, guru ditempatnya bekerja itu langsung membawa ayah dari satu orang putra, Yuga Priatna (13), ke Puskesmas Pamanukan. Darlim sempat dilakukan perawatan intensif selama tiga jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat gejala yang pertama terjadi di Kabupaten Subang ini, pihak Puskesmas mendatangkan UGD dan dokter ahli ke Puskesmas. "Setelah diperiksa, katanya jantung saya baik-baik saja dan sehat, jadi saya diizinkan pulang," imbuh Darlim yang masih tampak syok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Kantor Departemen Agama, Hamdan Lubis mengatakan, pihaknya meminta masyarakat untuk menghiraukan saja jika mendapatkan SMS semacam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga mengimbau masyarakat lebih mempertebal kualitas akidah dan keimanan. Bahkan menurut dia, pada hari Minggu (11/5) kemarin pihaknya menerima SMS yang disebut-sebut SMS santet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya saya hiraukan saja dapat SMS itu, yang harus kita lakukan pertebal akidah kita dan keimanan kita saja lah," ujar Hamdan Lubis.&lt;strong&gt;(kem)&lt;/strong&gt;  &lt;b&gt;(Annas Nasrullah/Sindo/mbs)&lt;/b&gt;    &lt;!-- RELATED NEWS --&gt;           &lt;h3&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-2162672315053788194?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/2162672315053788194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=2162672315053788194&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2162672315053788194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2162672315053788194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/05/dapat-sms-santet-guru-di-subang-pingsan.html' title='Dapat SMS Santet, Guru di Subang Pingsan'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-8251917361941325346</id><published>2008-05-25T05:37:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:25.367-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Yati Octavia Ditawari Jadi Cawabup Subang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SDld2CdtakI/AAAAAAAAAGI/cYOUlrZG7ck/s1600-h/yati+octavia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SDld2CdtakI/AAAAAAAAAGI/cYOUlrZG7ck/s320/yati+octavia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204294027359119938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG&lt;/strong&gt; - Sejumlah calon dari kalangan selebritis dikabarkan akan meramaikan Pilkada Kabupaten Subang. Salah satunya, Yati Octavia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama artis senior itu ramai dibicarakan. Dia disebut- sebut akan menjadi calon wakil bupati (cawabup) mendampingi Dadang Setiawan yang saat ini menjabat sebagai staf Sekda Pemkab Bekasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dikonfirmasi, Jumat (16/5/2008), Dadang tidak membantah dirinya akan berpasangan dengan Yati Octavia pada Pilkada Kabupaten Subang, 22 Oktober mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati demikian, dia belum memastikan kapan akan mendaftar ke KPUD Kabupaten Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lampu hijau dari Mbak Yati sudah ada. Tapi, kita belum resmi karena belum deklarasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita lakukan," ucap Dadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dadang terus berupaya menggaet artis senior era 1980-an itu. Bahkan, dia mengaku akan melakukan pertemuan dengan Yati dalam waktu dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Secara normatif setiap warga negara memiliki hak politik untuk maju sebagai calon pemimpin di daerahnya. Lagipula, orangtua Yati adalah putra daerah asli Subang," kata Dadang menjelaskan alasan menggandeng Yati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain akan melakukan lobi-lobi mendekati Yati, dia juga masih akan menyamakan persepsi dahulu.(Annas Nasrullah/ang)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-8251917361941325346?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/8251917361941325346/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=8251917361941325346&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/8251917361941325346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/8251917361941325346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/05/yati-octavia-ditawari-jadi-cawabup.html' title='Yati Octavia Ditawari Jadi Cawabup Subang'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SDld2CdtakI/AAAAAAAAAGI/cYOUlrZG7ck/s72-c/yati+octavia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-3402500088004270058</id><published>2008-05-25T05:29:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T05:30:51.108-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Program BLT untuk Adu Domba Warga</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG&lt;/strong&gt; - Penolakan pemberian bantuan tunai langsung sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM meluas. Di Kabupaten Subang, Jawa Barat, DPRD menolak keras program itu. Mereka beralasan program itu berpotensi gejolak sosial, seperti adu domba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Komisi B, Bidamng Ekonomi dan Keuangan, Aip Saifurrahman mengatakan program sosial yang diluncurkan SBY-JK berkaitan dengan rencanan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) hanya memperkeruh masalah di kelas grass root.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Program BLT sebenarnya bagus, tapi fakta di lapangan, program ini hanya mengadu domba warga dengan warga, warga dengan kepala desa, belum lagi masyarakat dipusingkan dengan naiknya harga pokok. Jadi saya kira tidak tepat rencana itu diterapkan," ujar Aip Saifurrahman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, program sosial yang digulirkan oleh pemerintah pusat, seperti BLT dan PKH (Program Keluarga Harapan) kerap menimbulkan gejolak di masyarakat. Dia mencontohkan, pada awal tahun ini, aksi kekerasan kerap terjadi di Kecamatan Patokbeusi, pada saat pencairan dana PKH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensi keributan tersebut, dikatakan Aip, dipicu karena dianggap program tersebut diterima tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Aip memisalkan, keluarga yang secara ekonominya cukup mendapat jatah, sebaliknya, keluarga yang miskin justru tidak menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apalagi program BLT yang sekarang akan direalisasikan dalam waktu dekat, sementara data di lapangan tidak valid. Kami khawatir, niatnya baik malah justru jadi boomerang di masyarakat," imbuhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- finish detail --&gt;Seperti diberitakan, pemerintah menyiapkan dana Rp14,1 triliun untuk pelaksanaan BLT selama tujuh bulan dalam tahun anggaran 2008. BLT akan dibagikan kepada 19,1 juta rumah tangga miskin dengan nilai Rp100.000 per kepala keluarga. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo khawatir pemberian BLT akan memicu gejolak di masyarakat.   &lt;b&gt; (Annas Nasrullah/Sindo/mbs)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-3402500088004270058?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/3402500088004270058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=3402500088004270058&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3402500088004270058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3402500088004270058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/05/program-blt-untuk-adu-domba-warga.html' title='Program BLT untuk Adu Domba Warga'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-4323756576140352977</id><published>2008-05-25T05:26:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T05:27:56.534-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Tolak BBM, 250 Aktivis Subang Turun ke Jakarta</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG -&lt;/strong&gt; Ratusan Aktivis dari Front Rakyat Demokrasi Subang (FDRS) besok diagendakan akan turun ke Jakarta bergabung dengan elemn masyarakat lain untuk melakukan aksi penolakan kenaikan harga BBM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 250 aktivis FRDS akan bergabung dengan aktivis Front Rakyat Menggugat, Front Pemuda 98 dan elemen masyarakat lainnya. Mereka akan bergabung dengan ribuan massa di kampus UKI Salemba. Selanjutnya menggelar aksi long march menuju Istana Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami akan bergabung dengan ribuan elemen lain yang sudah mulai beregerak hari ini di Jakarta. Ini sebagai sikap tegas kami menolak kebijakan pemerintah SBY-JK," tegas Ketua FDRS, Handra Munandar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Handra, salah satu tuntutan yang akan digaungkan dalam aksi besok, fokus pada tiga tuntutan, yakni menolak kenaikan harga BBM dan menurunkan harga bahan pokok, dan mendesak pengusaha antek-antek neo liberalisme segera keluar dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Handra, kebijakan SBY-JK rencana untuk menaikan harga BBM adalah tindakan oportunis pemerintah dan tidak berpihak kepada nasib rakyatnya yang telah menjadikannya sebagai kepala negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang dilakukan oleh SBY-JK sudah mengingkari komitmen politik dia pada kampanye. Dan rencana menaikan harga BBM ada tindakan pengkhianatan Presiden terhadap kerakyatan," tandas Handra.&lt;b&gt;(Annas Nasrullah/Sindo/ahm)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-4323756576140352977?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/4323756576140352977/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=4323756576140352977&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4323756576140352977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4323756576140352977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/05/tolak-bbm-250-aktivis-subang-turun-ke.html' title='Tolak BBM, 250 Aktivis Subang Turun ke Jakarta'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-5493005898810034716</id><published>2008-05-25T05:23:00.000-07:00</published><updated>2008-05-25T05:24:23.499-07:00</updated><title type='text'>Janda dan Menantu Kompak Timbun Minyak Tanah</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG- &lt;/strong&gt;Janda muda bernama Nining (38) warga RT 12/4 Desa Kawungluwuk Kecamatan Tanjung Siang, Kabupaten Subang Jawa Barat menimbun minyak tanah ternyata tidak sendiri. Nining menimbun minyak tanah bersama menantunya, bernama Aang Tarmono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kapolres Subang AKBP Sugiyono, sebelum Nining dan barang bukti sebanyak 20 drum berisi minyak tanah,  dua hari sebelumnya aparat menangkap menantu Nining, dalam kasus yang sama. Aang menimbun sebanyak 1.260 liter minyak tanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penangkapan terhadap pemilik dan barang bukti minyak tanah, hasil pengembangan dari keterangan menantu Nining, bernama Aang Tramono yang menimbun 1.260 liter minyak tanah," ujar Kapolres Subang AKBP Sugiyono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penangkapan terhadap Aang warga Desa Kawungluwuk, Kecamatan Tanjung Siang, Kabupaten Subang ini setelah aparat mendapat laporan dari masyarakat setempat. Warga setempat mencurigai aktivitas Aang yang kerap membeli minyak tanah dalam jumlah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Dari laporan warga kami lakukan pengembangan dan penyelidikan. Setelah terbukti kami langsung meluncur ke lokasi," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan sebelumnya, Nining diamankan aparat karena terbukti menimbun minyak tanah sebanyak 4 ton. Minyak tanah itu rencananya akan dijual ketika harga BBM dipastikan mengalami kenaikan. &lt;b&gt;(Annas Nasrullah/Sindo/fit)&lt;/b&gt;    &lt;!-- RELATED NEWS --&gt;           &lt;h3&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-5493005898810034716?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/5493005898810034716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=5493005898810034716&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/5493005898810034716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/5493005898810034716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/05/janda-dan-menantu-kompak-timbun-minyak.html' title='Janda dan Menantu Kompak Timbun Minyak Tanah'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-4870656509317744881</id><published>2008-05-25T05:13:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:25.696-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Subang Terancam Krisis Pangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SDlYmCdtajI/AAAAAAAAAGA/NP5UqhTCty0/s1600-h/petani+subang.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SDlYmCdtajI/AAAAAAAAAGA/NP5UqhTCty0/s320/petani+subang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204288254923074098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG - &lt;/strong&gt;Produktifitas padi di wilayah Pantura Subang kritis, akibat menyusutnya area pertanian, serangan hama, dan harga pupuk yang melangit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Pemuda Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) Subang Encep Hasan Basri memastikan hal ini menjadi ancaman rawan pangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami pesimistis produktifitas padi akan mengalami peningkatan. Karena selama ini keberpihakan pemerintah hanya sekedar ?lipstik' saja tanpa diikuti realisasi. Sementara fakta di lapangan, harga pupuk mahal dan tanaman padi habis diserang hama," ungkap Encep, di Subang, Jawa Barat, Jumat (23/5/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, pada kondisi normal,dari satu hektare lahan tanam pertanian, petani akan mendapatkan sekitar 4-5 ton padi. Namun, akibat serangan hama, minimnya saluran air dan harga pupuk,sejak tahun terakhir ini petani hanya memproduksi padi hanya sekitar 2-4 ton per hektare.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, menurut Encep dari luas pertanian di Kabupaten Subang seluas 83 ribu hektare, petani Subang hanya mendapatkan sekitar 249 ribu ton permusim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lebih parahnya lagi, belum juga panen,tanaman padi mati karena kekurangan air dan diserang hama. Nah kalau ini dibiarkan terus, maka Subang yang disebut lumbung padi akan terkikis," tandasnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu lanjut dia, HKTI Subang mendesak pemerintah memprioritaskan bidang pertanian. Salah satunya dengan menambah alokasi anggaran untuk petani menjadsi 10 persen dari APBD. Saat ini, anggaran untuk pertanian hanya lima persen.&lt;br /&gt;"Pemerintah hanya memikirkan pada tataran teori saja, tapi aplikasinya ?nol besar'," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sambung dia, ancaman krisis ketahanan pangan di Subang juga disebabkan adanya penyusutan areal pertanian. Misalnya, harus dikorbankan menjadi pemukiman atau untuk memenuhi target usaha properti maupun industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- finish detail --&gt;Berdasarkan data Dinas Pertanian Subang, sentra lumbung padi Jawa Barat itu kini hanya punya bentangan sawah seluas 83 ribu hektare.   &lt;b&gt; (Annas Nasrullah/Sindo/rhs)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-4870656509317744881?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/4870656509317744881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=4870656509317744881&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4870656509317744881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4870656509317744881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/05/subang-terancam-krisis-pangan.html' title='Subang Terancam Krisis Pangan'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SDlYmCdtajI/AAAAAAAAAGA/NP5UqhTCty0/s72-c/petani+subang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-2254573442170982614</id><published>2008-05-10T07:39:00.000-07:00</published><updated>2008-05-10T07:40:28.298-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Calon Perseorangan Ikut Dalam Pilkada Subang</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG - &lt;/strong&gt;Calon Bupati dan Wakil Bupati Subang dari unsur perseorangan dipastikan akan meramaikan Pemilihan Kepala Darah (Pilkada) Subang pada Oktober mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepatian itu ditegaskan Sekrataris KPUD Subang, Achridin Wihardja di ruang kerjanya di Jalan Soetoyo Subang. Menurut dia, keputusan itu keluar dari hasil rapat pleno anggota KPUD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada Pilkada Subang nanti, kami sudah melibatkan calon perseorangan. Ini sesuai dengan Undang-undang No 12/2008 tentang Perubahan Kedua atas UU 32/2004 tentang pemerintahan daerah," ujar Achridin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepastian itu juga diperkuat dengan surat dari KPU Pusat yang diterima KPUD Subang tentang calon perseorangan. Dalam surat itu disebutkan calon perseorangan bisa dilibatkan dalam Pilkada, jika waktu pendaftaran Calon Bupati dan Wakil dilakukan mulai bulan Juni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh calon dari unsur indpendent, Achridin menguraikan, di antaranya calon harus didukung oleh 3 persen dari jumlah pemilih, yakni 1.520.783 orang yang tersebar di 50 persen dari total Kecamatan yang ada, atau 15 Kecamatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dukungan terhadap calon perseorangan memuat nama, umur, alamat, tandatangan dan dibubuhi materai Rp6 ribu. Dan yang terpenting, nama pendukung itu tidak bersifat ganda, dalam arti di calon perseorangan lain ada," paparnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti dukungan itu, Achridin melanjutkan, harus sudah diterima KPUD 21 hari sebelum pembukaan pendafatran calon Bupati dan wakil pada 5 Juni mendatang, untuk ditindak lanjuti oleh petugas KPPS. &lt;b&gt;(Annas Nasrullah/Sindo/fit)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-2254573442170982614?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/05/07/1/107296/calon-perseorangan-ikut-dalam-pilkada-subang' title='Calon Perseorangan Ikut Dalam Pilkada Subang'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/2254573442170982614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=2254573442170982614&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2254573442170982614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2254573442170982614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/05/calon-perseorangan-ikut-dalam-pilkada.html' title='Calon Perseorangan Ikut Dalam Pilkada Subang'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-3547297315528496639</id><published>2008-05-10T07:23:00.000-07:00</published><updated>2008-05-10T07:26:02.082-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Warga Subang Cemaskan Gelombang Pasang</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;b&gt;TEMPO &lt;i&gt;Interaktif&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;b&gt;SUBANG&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;:Warga Desa Legonwetan dan Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang sudah empat hari ini dihinggapi perasaan cemas menyusul gelombang air pasang setinggi satu meter di wilayah mereka. Meski tak ada korban jiwa, kerugian material yang dialami masyarakat mencapai Rp.1,2 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sugandi, warga Desa Mayangkan menuturkan, gelombang pasang terjadi sejak Ahad malam (4/5). Rob yang melanda pantai utara Kabupaten Subang itu menyebut rutin datang mulai pkl.18.00 dan baru surut pada pkl.07.00 pagi harinya. "Serangan paling ganas biasanya mulai pkl.22.00," kata Sugandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arus gelombang pasang di dua desa itu terjadi karena luapan muara sungai Cigadung. Aliran sungai tertahan gelombang saat masuk lautan, dan berputar ke wilayah pemukiman warga. Setidaknya ada 413 rumah di kawasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh ini, belum ada warga yang mengungsi. Mereka memang masih bertahan di rumah, meski dilanda kecemasan dan mulai kesulitan air bersih. Sumur berubah warna kecokletan-cokletan. "Nggak barani pakai," kata Carta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ela Nurlaela, Camat Legonkulon, pemerintah berupaya membangun tembok penahan abrasi sejauh dua kilometer dengan ketinggian 1,2 meter. Proyek itu didanai pemerintah pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya lain, meninggikan badan jalan 40 centimeter sejauh 1,2 kilometer dan membangun tembok penahan tanah di pinggiran sungai Cigadung setinggi 70 centimeter. "Tapi, tampaknya upaya-upaya tersebut belum efektif," kata Ela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ela minta agar dibuatkan kembali tembok baru sepanjang 800 meteran lagi agar bahaya terjangan gelombang pasang bisa terantisipasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya pengadaan air bersih juga telah dilakukan PDAM dengan mengirim dua tangki air berisi 10 ribu air bersih. "Memang belum bisa memenuhi semua kebutuhan," kata Ela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ela mengaku sudah menyiapkan tiga titik lokasi evakuasi masing-masing di kantor Desa Legonwetan, SD Mayangan dan masjid Al-Sandy di Mayangan. Ihwal kerugian material yang mencapai Rp.1,2 miliar, Ela mengungkapkan, penyebabnya adalah terhempasnya 500 hektar lahan pertambakan milik rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Nanang Sutisna&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-3547297315528496639?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2008/05/08/brk,20080508-122732,id.html' title='Warga Subang Cemaskan Gelombang Pasang'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/3547297315528496639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=3547297315528496639&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3547297315528496639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3547297315528496639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/05/warga-subang-cemaskan-gelombang-pasang.html' title='Warga Subang Cemaskan Gelombang Pasang'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-3845011753715589629</id><published>2008-04-27T04:15:00.000-07:00</published><updated>2008-04-27T04:18:21.345-07:00</updated><title type='text'>Ketahuan Mengedar Sabu-Sabu, Polisi Subang Tahan Oknum Polisi</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;b&gt;TEMPO &lt;i&gt;Interaktif&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;b&gt;SUBANG&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;:Kepolisian Subang mencokok Brigadir Dua Mustofa,49 tahun karena menjadi pemasok ekstasi dan sabu-sabu di wilayah Subang. Mustofa yang juga anggota Polres Indramayu ini ditangkap di rumahnya, kecamatan Patrol, Indramayu, Selasa (15/4) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kepala Polres Subang, Ajun Komisaris Besar Sugiyono, di lokasi pengerebekan itu, tim reserse menemukan barang bukti dalam bentuk uang tunai Rp 9,4 juta, 20 butir ekstasi dan 1,5 paket sabu-sabu siap edar. "Dia (Mustofa) kena ancaman hukuman pidana dan kode etik profesi,” kata Sugiyono di kantornya, Rabu (16/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbongkarnya aksi Mustofa, kata Sugiyono, setelah sebelumnya tim reskrim Polres Subang menangkap lima pencandu narkoba yang sedang pesta ekstasi dan sabu-sabu di sebuah cafe di kota Subang. "Mereka mengaku membeli sabu-sabu itu dari dia," tutur Sugiyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, satu diantara penikmat ekstasi dan sabu-sabu itu menawari ekstasi kepada pemandu lagu di cafe itu, tapi tak di layani. Si pemandu lagu lalu menginformasikan adanya sekelompok pecandu narkoba itu ke pemilik café. Selanjutnya, pemilik cafe melaporkan soal itu ke Polres Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sugiyono mengaku sedang mengembangkan terus pemeriksaan terbongkarnya oknum polisi yang menjadi pengedar barang haram tersebut. Bukan tidak mungkin, masih ada jaringan lain yang terkait dengan "Jaringan Mustofa" tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Nanang Sutisna&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-3845011753715589629?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2008/04/16/brk,20080416-121403,id.html' title='Ketahuan Mengedar Sabu-Sabu, Polisi Subang Tahan Oknum Polisi'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/3845011753715589629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=3845011753715589629&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3845011753715589629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3845011753715589629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/04/ketahuan-mengedar-sabu-sabu.html' title='Ketahuan Mengedar Sabu-Sabu, Polisi Subang Tahan Oknum Polisi'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-5847820836553868732</id><published>2008-04-27T04:10:00.000-07:00</published><updated>2008-04-27T04:11:41.678-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Pengidap HIV/AIDS di Subang Meningkat 200 Persen</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;b&gt;TEMPO &lt;i&gt;Interaktif&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;b&gt;Subang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;:LSM Peduli AIDS Subang, Jawa Barat, mengidentifikasi peningkatan jumlah pengidap HIV/AIDS yang sangat signifikan di Subang. Pada tahun 2006 jumlah pengidap HIV/AIDS hanya 86 orang, sedangkan pada 2008 sudah mencapai 200 orang lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan itu dinilai sudah sangat mengkhawatirkan karena biasanya merupakan fenomena gunung es. "Jika tidak ditangani lebih serius bisa meleleh ke mana-mana," kata Suhaerudin, Ketua LSM Peduli AIDS Subang, Kamis (17/4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan jumlah pengidap HIV/AIDS itu, kata Suhaerudin, disebabkan tidak jalannya kinerja Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Subang. "&lt;i&gt;Action&lt;/i&gt;-nya &lt;i&gt;nggak&lt;/i&gt; ada," ujarnya. Padahal, semua dinas dan instansi yang ada, termasuk Departemen Agama, terlibat dalam komisi yang dipimpin Bupati Eep Hidayat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil survei LSM Peduli AIDS Subang mengungkapkan bahwa HIV/AIDS di Subang yang semula hanya menjalari komunitas pelacur di wilayah Pantai Utara, namun belakangan ini beralih ke para pekerja di luar negeri, terutama yang mencari peruntungan di Korea dan Taiwan. "Laki-laki dan perempuan sama-sama ada yang terserang," kata Suhaerudin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Alma Suciati, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, tak menampik temuan Suhaerudin tersebut. Alma menyodorkan data, jumlah akumulasi pengidap HIV/AIDS sampai akhir 2007 meningkat sampai 186 orang. Pengidap HIV 140 orang dan AIDS 46 orang. Pada medio Januari hingga Maret 2008, ditemukan kasus baru sebanyak 16 orang, 10 terkena HIV dan enam orang lainnya mengidap AIDS. Jumlah akumulatif sampai April ini tercatat 202 pengidap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alma membantah kalau KPAD tidak bekerja. Ia bersama koleganya telah melakukan upaya-upaya konkret dalam upaya mencegah penyebaran penyakit sangat berbahaya tersebut, di antaranya melakukan pelayanan manajemen kasus kepada 56 orang, melakukan terapi ARV 34 orang dan pelayanan PMTCT tiga orang. Tapi, pihaknya mengaku sering kelabakan akibat ulah para pengidap saat akan dilakukan tindakan medis. "Suka banyak yang kabur," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kabupaten Purwakarta, sampai akhir 2007 pengidap HIV/AID tercatat sebanyak 17 orang. "Pengidapnya mayoritas berprofesi sebagai PSK," kata Agung, Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta. Ia mengeluhkan minimnya anggaran pemerintah buat penanggulangan penyakit tersebut. Dari APBD kabupaten tak ada sama sekali, sedangkan dana dari provinsi turun setahun sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NANANG SUTISNA&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-5847820836553868732?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2008/04/17/brk,20080417-121462,id.html' title='Pengidap HIV/AIDS di Subang Meningkat 200 Persen'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/5847820836553868732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=5847820836553868732&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/5847820836553868732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/5847820836553868732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/04/pengidap-hivaids-di-subang-meningkat.html' title='Pengidap HIV/AIDS di Subang Meningkat 200 Persen'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-7630608203413578391</id><published>2008-04-27T03:54:00.000-07:00</published><updated>2008-04-27T04:09:55.755-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>55 PSK Pantura Subang Digaruk Aparat</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG-&lt;/strong&gt; Sebanyak 55 wanita yang diduga pekerja seks komersil di empat titik warung remang-remang di Jalur Pantura Kabupaten Subang pagi dini hari tadi digaruk aparat gabungan dari Satpol PP dan Polres Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam oeprasinya aparta, membagi dua tim. Tim pertama emlakukan operasi di Daerah Patokbeusi dengan sasaran warung remang-remang, sementara tim lainnya menggerebek pantai wisata Patimban Pusakanagara Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puluhan aparat yang menggunakan sejumlah kendaraan pribadi dan tiga mobil Dalmas dan Satpol PP tiba di lokasi sekitar pukul 23.00 Wib kemarin. Saat dilakukan operasi penyakit masyarakat itu, puluhan wanita malam yang berbusana seksi dan minim itu hanya bisa pasrah tanpa melakukan perlawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Operasi ini terus kami lancarkan, hingga ada efek jera di masyarakat," ujar Kepla Sie Pengendalian dan Operasi Satpol PP Subang, Yosef Aks Minggu (20/4/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Yosef Aks, 55 wanita pekerja seks komersi ini diamankan karena tidak memiliki kartu identitas dan masa berlakunya sudah habis. Selain 55 PSK, aparat juga menjaring delapan orang hidung belang dan 18 sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat. Baik si hidung belang maupun PSK, langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Subang di jalan Dewi Sartika Subang dengan menggunakan kendaraan polisi, untuk dimintai ketrangan dan di BAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;b&gt;(Annas Nasrullah/Sindo/uky)&lt;br /&gt;linkhttp://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/04/20/1/102165/55-psk-pantura-subang-digaruk-aparat&lt;/b&gt; &lt;!-- RELATED NEWS --&gt;           &lt;h3&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-7630608203413578391?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/04/20/1/102165/55-psk-pantura-subang-digaruk-aparat' title='55 PSK Pantura Subang Digaruk Aparat'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/7630608203413578391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=7630608203413578391&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7630608203413578391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7630608203413578391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/04/55-psk-pantura-subang-digaruk-aparat.html' title='55 PSK Pantura Subang Digaruk Aparat'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-4338547368239231266</id><published>2008-04-27T03:43:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:25.871-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Lagi, TKI Disiksa Majikannya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SBRZJPYW_XI/AAAAAAAAAFs/88IHVIRrH14/s1600-h/ade+zubaidah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SBRZJPYW_XI/AAAAAAAAAFs/88IHVIRrH14/s320/ade+zubaidah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5193874285547421042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Liputan6.com, Subang:&lt;/b&gt; Penyiksaan yang dialami tenaga kerja Indonesia oleh majikannya di luar negeri kembali terjadi. Ade Zubaidah, seorang tenaga kerja wanita asal Desa Sembung, Pagaden, Subang, Jawa Barat, yang bekerja di Malaysia memilih pulang kampung. Ia tak tahan disiksa oleh majikannya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ade sedikit lega, sebab gaji selama satu tahun bekerja telah dibayar sang majikan. Hanya saja, penderitaan Ade belumlah berakhir. Saat akan kembali ke kampung halamannya, gaji Ade harus dipotong oleh perusahaan yang memberangkatkannya. Ia dianggap tak memenuhi kontrak selama dua tahun.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Selama setahun bekerja sebagai pembantu di wilayah Delima, Kluang, Malaysia, Ade mengaku kerap disiksa majikan, baik majikan laki-laki maupun perempuan. Ade yang menjadi TKI sejak Februari 2007 ini tidak melaporkan kasusnya ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia setempat karena selama bekerja dirinya tak diperbolehkan keluar rumah.(ANS/Syamsu Nursyam)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-4338547368239231266?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.liputan6.com/sosbud/?id=158484' title='Lagi, TKI Disiksa Majikannya'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/4338547368239231266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=4338547368239231266&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4338547368239231266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4338547368239231266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/04/lagi-tki-disiksa-majikannya.html' title='Lagi, TKI Disiksa Majikannya'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SBRZJPYW_XI/AAAAAAAAAFs/88IHVIRrH14/s72-c/ade+zubaidah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-495299566644909135</id><published>2008-04-27T03:34:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:25.959-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Jenazah Lela Tiba di Subang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SBRXD_YW_WI/AAAAAAAAAFk/ERu_DPCzOSA/s1600-h/tkw.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SBRXD_YW_WI/AAAAAAAAAFk/ERu_DPCzOSA/s320/tkw.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5193871996329852258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Liputan6.com, Subang:&lt;/strong&gt; Setelah sebulan terkatung-katung, jenazah tenaga kerja wanita asal Pagaden, Subang, Jawa Barat, yang tewas terbakar di Brunei Darussalam, belum lama ini tiba di kediaman orang tuanya. Kedatangan jenazah Lela Sulastri (38 tahun) di Desa Pasircabe disambut isak tangis keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya korban dikabarkan tewas bersama enam rekannya di tempat indekos pada 7 Maret lalu. Pihak keluarga sangat menyesalkan kematian korban yang sudah berlangsung selama sebulan itu. Selain itu, sang majikan terkesan menutup-nutupi kejadian itu. Keluarga korban diberi uang bela sungkawa sebesar 2.000 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 10 juta.(ADO/Tim Liputan 6 SCTV)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-495299566644909135?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.liputan6.com/news/?id=158179&amp;c_id=3' title='Jenazah Lela Tiba di Subang'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/495299566644909135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=495299566644909135&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/495299566644909135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/495299566644909135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/04/jenazah-lela-tiba-di-subang.html' title='Jenazah Lela Tiba di Subang'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/SBRXD_YW_WI/AAAAAAAAAFk/ERu_DPCzOSA/s72-c/tkw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-2624247127162406901</id><published>2008-03-25T04:54:00.000-07:00</published><updated>2008-03-25T05:05:47.034-07:00</updated><title type='text'>PENGGUNA INTERNET DI SUBANG MENINGKAT</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt; Perkembangan dunia Teknologi Informatika dewasa ini makin menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Teknologi perangkat komunikasi seperti telepon genggam (handphone), internet dan telepon tanpa kabel yang dipelopori oleh munculnya wireless phone sudah merambah daerah-daerah yang tidak dilalui jalur telepon kabel. Perkembangan teknologi ini diantisipasi PT. Telkom dengan mengembangkan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pengembangan pelayanan, termasuk berbagai kegiatan edukatif.&lt;br /&gt;Menurut Eri Ernawan S.E., Manajer Pelayanan Telkom Subang, di Kabupaten Subang sendiri, saat ini pengembangan bisnis PT. Telkom memang mulai diarahkan pada new waves business, yakni peningkatan pelayanan internet broadband dan data komunikasi. “Hal ini selaras dengan visi Telkom kedepan untuk menjadi pemain utama di bisnis informasi dan telekomunikasi mulai dari daerah, regional, nasional, bahkan internasional”, katanya.&lt;br /&gt;Eri mencontohkan jasa penggunaan internet melalui PT. Telkom. Menurut Eri, pengguna jasa internet di Kab. Subang sudah sepenuhnya merata di daerah Subang kota. ”Saat ini pula sudah rampung tiga base transceiver station di daerah Pamanukan, Ciasem dan Kalijati”, ungkapnya. Bahkan, katanya, di lingkungan Pemkab sendiri, internet dan intranet (LAN / Local Areal Network) sudah merambah hampir seluruh SKPD. Eri berharap, langkah ini akan menjadi pembuka bagi diimplementasikannya e-goverment yang banyak dinilai sebagai pilar pendukung diberlakukannya otonomi daerah.&lt;br /&gt;Lebih jauh diinformasikan, PT.Telkom selaku BUMN yang menjadi operator pelayanan telekomunikasi di Indonesia kini memantapkan visi dan misinya berupa Infokom Player in the Region. ”Saat ini PT. Telkom tidak hanya menyentuh kawasan lokal saja, namun sudah menjelajah beberapa negara di Asia dan beberapa negara lainnya dalam hal jaringan”, jelas Eri. Pengertian Infokom sendiri menurut Eri adalah produk yang ditawarkan Telkom berupa, voice (suara), data, video, content (isi/muatan) dan aplikasi. Mengenai program edukasi Eri menjelaskan, tahun 2004 Telkom Subang berhasil menggulirkan program Internet Goes to School ke sekolah-sekolah se-Kab.Subang secara bertahap. Sebagai upaya mendukung program pendidikan, lanjutnya, penggunaannya tidak dikenakan biaya. ”Paket ini sudah termasuk 10 unit komputer dan paket speedy, dengan harapan tidak lain untuk memperkenalkan teknologi internet kepada para pelajar”, tandasnya.&lt;br /&gt;Perkembangan penggunaan media internet di Subang memang terlihat pesat. Selain institusi pendidikan, jaringan internet pun sudah lebih dulu dikenal para pelaku usaha di Kab. Subang ini, diantaranya Texmaco, Papertech, Systech, PT. Djarum, FIF, dunia perbankan dan beberapa perusahaan yang mengembangkan usahanya di Kab. Subang ini. Bahkan fasilitas hot-spot atau akses internet nirkabel di lokasi yang telah ditentukan oleh penyedia kanal semisal pusat perbelanjaan, sekarang ini sudah tersedia di Kab.Subang, tepatnya di lokasi wisata Ciater yang telah berjalan 2 tahun belakangan ini. Walaupun masih merupakan proyek percontohan, pemanfaatan fasilitas hot-spot ini akan dikembangkan di Kampus Unsub dan STIESA.&lt;br /&gt;Saat ditanya kelebihan koneksitas Speedy yang saat ini tengah booming, Eri mengungkapkan, dari faktor kecepatan penerimaan data lumayan tinggi atau sekitar 384 kb/second. “Kelebihan lainnya, bagi pengguna speedy yang dipergunakan di rumah hanya dikenakan biaya Rp 200 ribu selama 50 jam pemakaian dan bisa pararel dengan line telpon”, katanya. Dengan penggunaan paket Speedy ini, pengguna saluran internet tidak akan terganggu apabila line-nya digunakan untuk telepon.&lt;br /&gt;Selain Telkomnet Instant, Speedy dan Astinet, PT. Telkom pun sudah lebih dulu mempelopori jaringan telepon nirkabel (wireless phone) dengan Telkom Flexi nya. “Penggunaan jaringan diharapkan dapat mengatasi permasalahan tidak sampainya jalur telepon ke masyarakat yang tidak dilalui jaringan kabel telepon”, ungkap Eri. Arti dari telepon Flexy itu sendiri menurut Eri adalah telepon rumah yang bisa dibawa-bawa keluar rumah. Keuntungan mempergunakan fasilitas Telkom Flexy ini, katanya, antara lain tidak menggunakan kabel, sehingga mengurangi kendala putusnya kabel telepon akibat bencana dan pencurian serta pilihan pasca bayar dan pra bayar (flexy trendy). Ternyata biaya tarif percakapan telepon dengan fasilitas ini tergolong murah, bisa bicara dengan hingga 7 orang, serta dapat mengirim banyak sms ke sesama nomer flexy. Diperoleh informasi pada tahun 2008 direncanakan dibangun 38 BTS flexy di seluruh kecamatan se-Kab. Subang. Frekuensi dari 1.900 MHz yang pada tahun 2007 diturunkan menjadi 800 MHz pada tahun 2008. “Sejak diturunkan menjadi 800 MHz, konsumen pengguna Telkom Flexy meningkat dari 434 starterpack menjadi 2.500 starterpack”, katanya. Harga pesawatnyapun relatif terjangkau, yakni mulai Rp 300 ribu sampai dengan Rp 800 ribu.&lt;br /&gt;Berbicara mengenai pesaing bisnis PT. Telkom dalam hal penyedia jasa komunikasi, Eri mengungkapkan, bahwa semua itu optional, tergantung kita mau pilih mana. ”Jika dilihat dari pelayanan dan kualitas produk yang kami tawarkan, kami yakin jaringan Telkom yang terbaik dan kami lebih mengatasnamakan produk dalam negeri”, katanya menutup pembicaraan. (Tri/Asep)&lt;br /&gt;link dari : http://www.subang.go.id/seputar.php?isi_id=PENGGUNA%20INTERNET%20DI%20SUBANG%20MENINGKAT&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;                                                                                 &lt;p&gt;                            &lt;/p&gt;                           &lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;         &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;            &lt;td bgcolor="#999999" height="30"&gt;             &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-2624247127162406901?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.subang.go.id/seputar.php?isi_id=PENGGUNA%20INTERNET%20DI%20SUBANG%20MENINGKAT' title='PENGGUNA INTERNET DI SUBANG MENINGKAT'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/2624247127162406901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=2624247127162406901&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2624247127162406901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2624247127162406901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/03/pengguna-internet-di-subang-meningkat.html' title='PENGGUNA INTERNET DI SUBANG MENINGKAT'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-1677144858050958596</id><published>2008-03-12T06:37:00.000-07:00</published><updated>2008-03-12T06:40:23.492-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Pesawat TNI AU Jatuh di Subang, Satu Tewas</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;b&gt;TEMPO &lt;i&gt;Interaktif&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;b&gt;Subang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;:Sebuah pesawat helikopter milik TNI Angkatan Udara jatuh, Selasa (11/3), di perkebunan tebu di kampung Wanasari, Desa Cinangka, Kecapatan Cipunagara, Kabupaten Subang. Menurut Kepala Polres Subang, AKBP Sugiyono, pesawat yang jatuh adalah pesawat latih, Bell 47 B/Soloy H 4712.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pilot Lettu Hengki tewas, dan kopilot Prada Rudi mengalami luka bakar,” ujarnya. Keduanya langsung dibawa di rumah sakit PTP di Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saksi mata, Encim, dia melihat pesawat meledak di udara. Suaranya bagaikan petir. “Saya melihat ekor dan asap saja,” ujar warga Desa Cinangka ini yang menyaksikan insiden sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi sendiri, di perkebunan tebu Cibeureum, ratusan warga menyaksikan proses evakuasi bangkai pesawata dari jarak sekitar 200 meter. Bangkai pesawat yang sudah diptong-potong dimasukkan ke truk untuk dibawa ke Lanud Suryadharma, Kalijati, Subang, sekitar 30 kilometer dari lokasi kejadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, penyebab kecelakaan belum diketahui. “Masih dalam penyelidikan,” ujar Sugiyono saat dihubungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Nanang Sutisna, Purwani Diyah Prabandari&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-1677144858050958596?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/1677144858050958596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=1677144858050958596&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/1677144858050958596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/1677144858050958596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/03/pesawat-tni-au-jatuh-di-subang-satu.html' title='Pesawat TNI AU Jatuh di Subang, Satu Tewas'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-1774471958395747527</id><published>2008-03-12T06:34:00.000-07:00</published><updated>2008-03-12T06:37:24.847-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Terkait Nasib Nakerwan di Luar Negeri, Disnaker Subang Rencanakan Bawa Keluarga ke Menaker</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 11px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;KabarIndoenesia &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; - SUBANG, Pekan depan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang menjadwalkan akan mempertemukan keluarga tenaga kerja wanita (Nakerwan) untuk menemui Menteri Tenaga kerja dan Departemen luar negeri. Hal ini dilakukan oleh Disnaker Subang terkait dengan terjebaknya tenaga kerja wanita asal Subang di kawasan konflik Turki-Irak di Kurdistan, Irak. Demikian diungkapkan Kepala Disnakertrans Subang, H. Oo Irtotolisi melalui Kasi Informasi dan Penempatan, Tunggul Silaban. SE setelah bertemu dengan keluarga TKW, Casinah ( 26), di Kp. Pelabuhan Sebrang Rt 12/06 Desa Pangarengan Kecamatan Legon Kulon, Jum'at (2/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Tunggul, pekan depan Disnakertrans Subang akan membawa keluarga korban ke Jakarta untuk menemui Menteri Tenaga Kerja dan pihak Departemen Luar Negeri bersama lembaga swadaya masyarakat yang mengurusi tentang para buruh migran. "Kita sendiri akan didampingi Migran Care Jakarta,"ujarnya. Upaya ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Subang guna meminta upaya kongkrit dan menselusuri masalah yang dialami warga Subang hingga segera dievakuasi ke kampung halamanya. "Kita berharap pemerintah pusat memperhatikan secara serius masalah ini, sehingga Casinah bisa segera dievakuasi ke kampung halamannya sebagaimana permintaan keluarganya," Kata Tunggul.Sebab, Lanjut Tunggul Disnakertrans Subang sendiri mengalami kendala untuk melacak keberadaan Casinah, termasuk Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang memberangkatkannya. Sebab keluarga korban tidak mengetahui secara jelas tempat kerja dan PJTKI yang memberangkatkan ibu dari anak semata wayang Riyan ( 8) ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal menurut dia, yang harus bertanggungjawab penuh terkait kondisi TKW adalah pihak PJTKI karena pihak perusahaan yang memberangkatkan masih terikat kerja dengan pihak perusahaan."Sebenarnya ini tanggungjawab mereka, karena masih terikat kontrak kerja. Terlebih keberangkatan Casinah tidak terdaftar pada data base kami. Saya juga bingung, kok bisa ya warga Subang ada di sana, padahal dalam aturan tidak diperbolehkan menempatkan naker di daerah konflik," jelasnya. (eko)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog: &lt;span style="color:#0000ff;"&gt;http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Alamat ratron (surat elektronik): &lt;span style="color:#0000ff;"&gt;redaksi@kabarindonesia.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993333;"&gt;www.kabarindonesia.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-1774471958395747527?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/1774471958395747527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=1774471958395747527&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/1774471958395747527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/1774471958395747527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/03/terkait-nasib-nakerwan-di-luar-negeri.html' title='Terkait Nasib Nakerwan di Luar Negeri, Disnaker Subang Rencanakan Bawa Keluarga ke Menaker'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-6284940860634806047</id><published>2008-03-12T06:31:00.000-07:00</published><updated>2008-03-12T06:32:12.296-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Sungai Meluap, Desa di Subang Terendam</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;Subang (ANTARA News) - Sebagian wilayah pantura Subang terendam banjir, hingga ketinggian satu meter, sejak Rabu (2/1) akibat hujan yang mengguyur wilayah pantai utara (pantura) selama tiga hari terakhir ini dan meluapnya aliran Sungai Cigadung dan Kalen Sema,&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Banjir terparah terjadi di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang hingga air merendam ribuan rumah warga, dengan ketinggian air satu meter atau mencapai pinggang orang dewasa.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Desa Pamanukan, Pamanukan Hilir, Sukareja, dan Sukamaju juga mengalami banjir akibat hujan dan meluapnya air sungai. Selain itu, air juga merendam ratusan hektare sawah di desa-desa tersebut&lt;br /&gt;Meski ketinggian air sudah mencapai satu meter, tapi warga setempat masih bertahan di kediamannya masing-masing. "Kami bertahan karena banjir kali ini masih kategori aman," kata warga Desa Mulyasari, Jamaludin (46), di Subang, Kamis.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Secara perlahan, banjir yang diakibatkan meluapnya aliran sungai dan derasnya hujan itu pada sore ini mulai surut. Namun, warga korban banjir itu berharap pihak terkait segera memberikan bantuan berupa perahu karet sebagai persiapan untuk mencegah meluapnya kembali aliran sungai.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;"Hujan akan terus turun, karena itu kami berharap ada bantuan perahu karet untuk mencegah terjadi banjir lagi," kata Jamaludin.(*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-6284940860634806047?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/6284940860634806047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=6284940860634806047&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/6284940860634806047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/6284940860634806047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/03/sungai-meluap-desa-di-subang-terendam.html' title='Sungai Meluap, Desa di Subang Terendam'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-724831207492407266</id><published>2008-03-12T06:27:00.001-07:00</published><updated>2008-03-12T06:28:49.158-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>TKW Tewas Terbakar di Brunei</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;SUBANG&lt;/strong&gt; - Kabar tewasnya tenaga kerja wanita (TKW) Lela Sulastri, warga Kp Cabe Desa/Kec Pagaden, Subang, di Brunei Darussalam membuat Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kab Subang oo Irtotolis angkat bicara. Dia berjanji segera mendatangi Badan Penempatan dan perlindungan Nasional TKI (BP2NTKI) untuk mengurus jenazah Lela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami akan segera datangi BP2TKI untuk mengurus hak-hak dan jenazah almarhumah. Secepaatnya ini kita selesaikan," ujar Oo Irtotolis di ruang kerjanya, Senin (11/3/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, lanjut Oo, hingga kini pihaknya belum mendapatkan data dan kronologis kematian Lella, baik terkait peristiwa meninggalnya maupun keberangkatannya dari pihak keluarga korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karea di data abse kami, nama Lella tidak terdaftar. Jadi kami kesulitan untuk melacak, sementara sampai sekarang saya belum dapat laporan tertulisnya," imbuhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, untuk mendapat informasi lebih lengkap, pihak Dinaker Subang sejak Senin pagi telah mengutus Kepala Sie penempatan Dinasker, Tinggul Silaban ke rumah keluarga korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, Lela Sulastri dikabarkan meninggalkan oleh majikannya pada pukul 13.00 WIB hari Jum'at (7/3) lalu. Dalam percakapan singkatnya melalui sambungan internasional, Am Yoek, majikan Lela mengabarkan jika salah satu karyawannya, bernama Lela asal Kab Subang  meninggal setelah rumah kost-nya ludes dilalap sijago merah. &lt;/div&gt;&lt;b&gt;(Annas Nasrullah/Sindo/kem)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-724831207492407266?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/724831207492407266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=724831207492407266&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/724831207492407266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/724831207492407266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/03/tkw-tewas-terbakar-di-brunei.html' title='TKW Tewas Terbakar di Brunei'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-6619536318873906162</id><published>2008-03-12T06:22:00.000-07:00</published><updated>2008-03-12T06:23:40.676-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Polres Subang Kantongi Identitas Pembobol ATM</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;SUBANG&lt;/strong&gt; - Polres Subang menklaim pihaknya sudah mengantongi identitas nama sembilan pelaku pembobolan brangkas ATM BCA KCP Pamanukan Selasa (4/3) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Subang AKBP Sugiyono menerangkan, pengungkapan identitas pelaku tersebut setelah pihaknya melakukan identifikasi barang bukti dan pemeriksaan sejumlah saksi korban pada peristiwa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari hasil pemeriksaan kepada sejumlah saksi dan barang bukti, saat ini kami sudah mendapat titik terang nama-nama dan identitas pelaku pembobolan ATM BCA," ujar Kapolres Subang AKBP Sugiyono di ruang kerjanya di Jalan Mayjend Sutoyo, Senin (10/3/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Identitas tersebut kawanan pelaku pembobolan ATM BCA KSP di Jalan Ion Kartasasmita No 37, Kabupaten Subang itu, menurut Kapolres, sebagai modal untuk melakukan pengejaran terhadap kawanan pelaku yang mengakibatkan ketrugian Rp1.1 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati demikian, Sugiono menambahkan, saat ini polisi belum mempublikasikan nama-nama pelaku dan masih merahasiakan identitas para pelaku. Hal ini menurut dia, guna memudahkan pengejaran terhadap pelaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak perlu lah, tidak untuk dipublikasikan, nanti kalau kita sebar nama-namanya, mereka kabur," ujarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, aparat kepolisian yang terdiri dari dua unit tim cepat tindak (TCT) Polres Subang masih melakukan pengejaran di sejumlah daerah yang dicurigai sebagai tempat persembunyian kawanan pelaku. Termasuk diantaranya ke wilayah Bogor tempat ditemukannya brankas ATM BCA, Rabu (5/3) lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diberitakan sebelumnya, dua TCT Polres Subang yang melakukan pengejaran terhadap sembilan otak pelaku pembobolan ATM BCA yang menyebabkan kerugian materi sebesar Rp1.1 miliar ini Kaplres menginstruksikan tim "diharamkan" pulang sebelum berhasil menangkap dan membawa pulang pelaku. &lt;/div&gt;&lt;b&gt;(Annas Nasrullah/Sindo/kem)&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-6619536318873906162?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/03/11/1/90552/polres-subang-kantongi-identitas-pembobol-atm' title='Polres Subang Kantongi Identitas Pembobol ATM'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/6619536318873906162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=6619536318873906162&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/6619536318873906162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/6619536318873906162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/03/polres-subang-kantongi-identitas.html' title='Polres Subang Kantongi Identitas Pembobol ATM'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-566312388537250164</id><published>2008-02-16T07:14:00.000-08:00</published><updated>2008-02-16T07:17:46.898-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Mahasiswa UPI Meninggal Saat Ikut Kegiatan</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;b&gt;TEMPO &lt;i&gt;Interaktif&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#666666;"&gt;&lt;b&gt;Cimahi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;: Bagja Gunawan, mahasiswa Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung meninggal dunia ketika mengikuti kegiatan yang diselenggarakan organisasi pencinta alam. Polisi masih memeriksa rekan korban berikut panitia kegiatan. “Para mahassiwa melakukan kegiatan latihan survival,” kata Kepala Polisi Resort Cimahi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wahyono di Cimahi, Sabtu (2/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menuturkan, kematian mahasiswa Semester IV itu diketahui petugas kepolisian pada Jumat (1/1) tepat tengah malam. Petugas piket Polsek Lembang mendapatkan laporan tentang seorang mahasiswa yang meninggal saat mengikuti kegiatan. Polisi curiga mahasiswa itu meninggal akibat dianiaya. Guna memastikan dugaan itu, jenazah mahasiswa beranama Bagja itu dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, untuk&lt;br /&gt;diotopsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagja bersama 12 rekannya merupakan peserta kegiatan pendidikan dan latihan yang diselenggarakan oleh organisasi pencinta alam, Pamor (Pencinta Alam Mahasiswa Olahraga). Mereka berangkat bersama panitia dan seniornya yang jumlahnya sekitar 30 orang. Kegiatan itu dilaksanakan sejak Jumat (25/1) dan rencananya berakhir Sabtu (2/1). Dalam kegiatan itu mereka menjelajahi kawasan pegunungan di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung, sampai Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Wahyono, salah satu tempat yang menjadi lokasi kegiatan pendidikan itu adalah Bukit Sangkara, Cisalak, Kabupaten Subang – lokasi itu masuk dalam wilayah hukum Polres Subang. Setelah berkoordinasi, paparnya, Polres Cimahi akan melakukan pemeriksaan awal terhadap rekan korban dan panitia kegiatan itu. “Nanti akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Polres Subang, apakah proses hukumnya akan dilakukan di sana atau di sini,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta kegiatan itu berikut panitianya digelandang ke Mapolres Cimahi untuk menjalani pemeriksaan. Mereka masih mengenakan pakaian yang belepotan lumpur. Tidak ada satupun yang bersedia menjelaskan mengenai kegiatan pendidikan dan latihan dasar yang berbuntut kematian Bagja itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua rekan-rekan korban serta panitia kami periksa. Apakah ada indikasi tindak kekerasan atau tidak, kit alihat nanti dari hasil pemeriksaan,” kata Wahyono. Yang pasti, kegiatan pendidikan dan latihan dasar itu dilaksanakan tanpa pemberitahuan pada kepolisian. (Ahmad Fikri)&lt;br /&gt;http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2008/02/02/brk,20080202-116817,id.html&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-566312388537250164?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/566312388537250164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=566312388537250164&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/566312388537250164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/566312388537250164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/02/mahasiswa-upi-meninggal-saat-ikut.html' title='Mahasiswa UPI Meninggal Saat Ikut Kegiatan'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-2501786966269593427</id><published>2008-02-16T07:03:00.001-08:00</published><updated>2008-02-16T07:05:52.371-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Demo Ratusan Orang di Subang, 2 Aktivis Hilang</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUBANG &lt;/strong&gt;- Aksi ratusan massa dari Kaukus Rakyat Subang Bersatu (KRSB) berakhir ricuh dengan keamanan. Akibatnya, puluhan orang luka-luka, dua orang dinyatakan hilang, dan satu orang diamankan petugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pantauan, aksi yang digelar di Gedung Islamic Centre (GIC) Jalan Arief Rahman Hakim No 8 Subang, Jawa Barat. Kamis (31/1/2008), sebelum menggelar aksi, ratusan massa KRSB mendatangi Gedung Pendopo Bupati dan DPRD di Jalan Dewi Sartika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menuntut legislatif, eksekutif, dan yudikatif segera menuntusan kasus Islamic Centre, pengusutan dugaan kasus korupsi dan menghadirkan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) ke Subang. Saat aksi di depan gedung Pendopo Subang, massa KRSB disambut ratusan massa dalam jumlah yang sama dari Forum Komunikasi Rakyat Subang (Forkeras) yang sedang menggelar aksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyaris kedua massa aksi ini terlibat kericuhan dan adu bogem. Beruntung kedua massa dari kelompok yang berlainan ini berhasil diredam oleh masing-masing koordinator. Aksi jalanan massa KRSB dilanjutkan ke Gedung Kejaksaan Negeri di Jalan Mayjen Soetoyo Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat ini mereka sempat saling dorong dengan Satpol PP yang menjaga pintu masuk Kejari. Rencana untuk menemui Kepala Kejari, Aliza Rahayu, SH tidak berhasil. Dengan membawa spanduk berisi tuntutan aksi dan atribut demonstrasi, mereka melanjutkan aksinya di GIC dengan pengawalan pihak aparat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di GIC, rencana semula mereka hendak menyegel Kantor Pelayanan Pajak yang menempati GIC dan dianggap membandel. Mereka menggelar orasi dan memaksa untuk masuk ke area GIC yang dijaga ketat oleh ratusan aparat dari Satpol PP dan Polres Subang di pintu masuk setinggi tiga meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi saling dorong antara keduanyapun tak terelakan. Belum ada keterangan pasti siapa yang memulai, tiba-tiba kericuhan antara aparat dan peserta demonstrasi pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KRSB menuding, aksi kericuhan tersebut dipicu oleh tindakan aparat. Presidium KRSB, Evi Silviadi menuding kericuhan tersebut diawali oleh aparat. Hal ini menurut Evi beberapa menit sebelum ricuh terjadi, kordinator aksi sudah mengimbau massa untuk aman dan tertib. Namun tiba-tiba, Evi melanjutkan, pihak aparat melakukan tindakan pemukulan terhadap anggota demonstrans.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami sangat kecewa atas kejadiaan tadi. Aparat yang seharusnya mengayomi, malah melakukan tindakan brutal terhadap anggota kami, dan ini membuat suasana ricu. Padaal saat itu, aksi kami aman," ujar Evi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat kejadian tersebut, menurut Evi, ada puluhan orang yang mengalami luka-luka. Dedi, peserta aksi diamankan petugas dan dua orang lainnya (Wahyu dan Kiki) baru berhasil diketahui kondisinya setelah sholat dzuhur. Dua orang inilah yang sempat hilang hingga akhirnya ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas peristiwa tersebut, Evi mengaku kecewa dengan kejadian yang menimpa anggotanya. Bakan dia mengancam akan melakukan aksi besar-besaran ke Mapolres Subang di Jalan Mayjen Soetoyo Subang, pekan depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Kapolres Subang AKBP Sugiyono menegaskan, pihaknya membantah adanya aksi pemukulan dan telah terjadi kericuhan pada aksi massa kemarin. Menurut Kapolres, aparat keamanan yang diturunkan ke lapangan hanya untuk mengamankan fasilitas&lt;br /&gt;publik yang rencananya akan disegel oleh peserta demonstrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak ada kericuhan. Fakta di lapangan mereka mau masuk GIC, sehingga terjadi saling dorong mendorong," ujar Kapolres Subang AKBP Sugiono. Dia juga membantah, jika ada tiga peserta demonstrasi yang diamankan aparat. Kendati demikian, pihaknya membenarkan jika aparat mengamankan satu orang peserta demonstrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami hanya mengamankan satu orang, tapi sudah kami pulangkan lagi. Dan tidak ada pemukulan," imbuhnya Sekitar pukul 11.15 Wib, massa membubarkan diri dengan mengendarai sejumlah kendaran roda empat bak terbuka dengan pengawalan sejumal petugas Kepolisan Polres Subang. &lt;b&gt;(//ism)http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/01/31/1/79870/demo-ratusan-orang-di-subang-2-aktivis-hilang&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-2501786966269593427?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/2501786966269593427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=2501786966269593427&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2501786966269593427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2501786966269593427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/02/demo-ratusan-orang-di-subang-2-aktivis.html' title='Demo Ratusan Orang di Subang, 2 Aktivis Hilang'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-2362739866310122286</id><published>2008-02-16T06:52:00.000-08:00</published><updated>2008-02-16T06:53:53.030-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Agum Safari Keliling Pantura</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;BANDUNG - Calon Gubernur Jawa Barat Agum Gumelar akan menggelar safari politik keliling pantai utara (pantura). Subang, Indramayu, dan Cirebon pun bakal disambangi Agum."Agum akan bertemu dengan sejumlah bupati dan kader partai yang mengusungnya," ujar Popi Nuraini, juru bicara media center pasangan Agum Gumelar-Nu'man Abdul Hakim, kepada okezone, Selasa (12/2/2008).Menurutnya, Agum akan mengadakan pertemuan dengan sejumlah bupati, di antaranya Bupati Subang Eep Hidayat, Bupati Indramayu Irianto MS atau yang akrab disapa Yance, Bupati Cirebon Dedi Supardi, dan Walikota Cirebon Subardi.Setelah bertemu sejumlah kader partai yang mengusungnya dalam pemilihan gubernur, Agum juga akan menyambangi para petani dan sejumlah masyarakat. "Agum juga akan mengunjungi sejumlah pesantren untuk besilaturahmi," imbuhnya.Sebelum safari Pantura ini, Agum juga telah mengunjungi sejumlah tempat di kawasan selatan Jawa Barat, seperti Kabupaten Garut, Ciamis, Tasik, dan Kabupaten Banjar. "Kunjungan kali ini bukan untuk kampanye tapi untuk silaturahmi saja," tandasnya.(pie)&lt;br /&gt;&lt;a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/02/12/1/82806/agum-safari-keliling-pantura"&gt;http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/02/12/1/82806/agum-safari-keliling-pantura&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-2362739866310122286?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/2362739866310122286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=2362739866310122286&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2362739866310122286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2362739866310122286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/02/agum-safari-keliling-pantura.html' title='Agum Safari Keliling Pantura'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-6021876096138266112</id><published>2008-02-16T06:45:00.000-08:00</published><updated>2008-02-16T06:47:57.041-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Bupati Subang Dukung Agum-Nu'man</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;SUBANG - Bupati Subang Eep Hidayat menyatakan dukungannya kepada pasangan Agum Gumelar dan Nu'man Abdul Hakim (Aman), untuk menjadi Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat periode 2008-2013.Hal tersebut ditegasnyanya di hadapan para petani dan masyarakat Subang, saat menghadiri acara deklarasi Serikat Petani Pasundan Utara (SPPU), di Lapangan Ciasem, Subang, Selasa (12/2/2008)."Sebagai Bupati sekaligus kader PDI Perjuangan, saya pastinya mendukung pasangan Agum-Nu'man untuk memimpin Jawa Barat. Saya yakin mereka akan tetap mempertahankan Subang sebagai daerah lumbung padi di Jabar," tegasnya.Pria yang kerap mengenakan pakaian adat sunda ini menambahkan, selama ini masyarakat Subang sangat terkenal dengan istilah gotong royong. Karena itu, Eep menyarankan kepada seluruh masyarakat subang agar mendukung pasangan Agum-Nu'man."Insya Allah, saya yakin Pak Agum akan terpilih menjadi Gubernur Jabar dan dapat menjadikan Jabar menjadi lebih baik dari sebelumnya," pungkas Eep yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Subang tersebut. (jri)(&lt;a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/02/12/1/82882/bupati-subang-dukung-agum-nu-man"&gt;http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/02/12/1/82882/bupati-subang-dukung-agum-nu-man&lt;/a&gt;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-6021876096138266112?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/6021876096138266112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=6021876096138266112&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/6021876096138266112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/6021876096138266112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/02/bupati-subang-dukung-agum-numan.html' title='Bupati Subang Dukung Agum-Nu&apos;man'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-2837370291685552608</id><published>2008-02-16T06:41:00.000-08:00</published><updated>2008-11-13T00:23:26.164-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Jalanan Rusak, Jakarta-Cirebon 10 Jam</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/R7b2rMObm9I/AAAAAAAAAD0/_rZe_5hupvY/s1600-h/jalan+rusak.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167588844330785746" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/R7b2rMObm9I/AAAAAAAAAD0/_rZe_5hupvY/s320/jalan+rusak.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;SUBANG - Gara-gara jalan di jalur Pantura rusak parah yang panjangnya sekitar 13 Km dari Pusakanagara hingga Ciasem, Kabupaten Subang, perjalanan Cirebon-Jakarta bisa mencapai 10 jam perjalanan.Padahal saat kondisi jalan normal,perjalanan dari Cirebon ke Jakarta hanya membutuhkan waktu paling lama 7-8 jam. Kerusakan jalan juga kadang mengakibatkan sejumlah pengemudi mengalami kecelakaan. Kerusakan di sejumlah titik ruas jalan jalur pantura Subang terlihat mulai memasuki Kabupaten Subang atau Kecamatan Pusakanagara hingga Kecamatan Ciasem. Lubang-lubang besar yang menganga di sebagian besar ruas jalan disebabkan curah hujan yang cukup deras mengguyur wilayah pantura selama tiga bulan terakhir. Kapolres Subang AKBP Sugiyono mengatakan, kondisi jalan rusak dan berlubang di jalur pantura menyebabkan sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur tersebut,kebanyakan terjadi kecelakaan tunggal yang dialami pengendara roda dua. Kasus terakhir kata dia, kecelakaan roda dua di jalur pantura Subang ini menimpa anggota Komando Distrik Militer Karawang Kopka Hamzah, di daerah Pamanukan Subang kemarin. Kopka Hamzah terjatuh saat kendaraannya masuk lubang bahu jalan raya yang tergenang air. "Saat peristiwa terjadi, Kopka Hamzah mengendarai roda dua nopol T 2693 UJ bersama putranya. Hamzah hendak ke kantornya,Kodim Karawang. Sebelum terjatuh, korban sempat berusaha untuk menghindari jalan berlubang. Nahas, usaha tersebut tidak berhasil,"ungkap Sugiyono, Sabtu (16/2/2008). Dari pantauan di lapangan, kerusakan jalur pantura Subang terdapat di daerah Pusakanagara, Pamanukan, dan Ciasem. Jalur utama pantura Subang itu mengalami kerusakan dengan besar lubang rata-rata berdiameter sekitar 30 cm hingga 1 meter dengan kedalaman lubang rata-rata sekitar 10-25 cm. Tak heran, lanjut Sugiyono, kendaraan roda empat dan roda dua yang melalui jalur tersebut harus mengurangi laju kecepatan kendaraan bahkan harus memilih jalan yang rata dengan berjalan zig-zag. "Saya imbau kepada pengendara roda dua agar lebih ekstrahati-hati dan mengurangi kecepatan laju kendaraannya. Saya sarankan roda dua sebaiknya menggunakan bagian pinggir jalan saja," tandasnya. Sementara itu, Darman, 27, seorang pengemudi truk pengangkut barang, mengatakan bahwa kerusakan jalan di daerah pantura terjadi dari daerah Cirebon hingga Subang. (Annas Nasrullah/Sindo/sjn)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-2837370291685552608?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/2837370291685552608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=2837370291685552608&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2837370291685552608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2837370291685552608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/02/jalanan-rusak-jakarta-cirebon-10-jam.html' title='Jalanan Rusak, Jakarta-Cirebon 10 Jam'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/R7b2rMObm9I/AAAAAAAAAD0/_rZe_5hupvY/s72-c/jalan+rusak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-7753027417466605247</id><published>2008-01-05T04:07:00.000-08:00</published><updated>2008-01-05T04:09:54.500-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Banjir Kepung 3 Kecamatan di Subang</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;SUBANG - Banjir di wilayah pantura Subang, Jawa Barat, mulai mengepung tiga kecamatan. Banjir disebabkan meluapnya sejumlah kali dan jebolnya tanggul beton penahan luapan air sungai.Ratusan rumah penduduk dan areal persawahan milik warga di Kecamatan Pamanukan, Legon Kulon, dan Blanakan terendam air.Anggota Satuan Koordinasi Pelaksana Pengendalian Bencana (Satkorlak PB) Subang Rahmat Sholihin mengatakan, bencana banjir di daerah utara pada 2006 lalu diperkirakan akan kembali terjadi jika curah hujan di daerah pantura meningkat."Tidak menutup kemungkinan banjir tahun lalu yang merendam enam Kecamatan bisa terulang lagi kalau kondisinya begini terus (turun hujan terus menerus)," ujar Rahmat di Pos Bencana Pamanukan, Kamis (3/1/2008).Hal ini, menurut Rahmat, selain disebabkan kondisi sungai di sejumlah tempat mengalami penyimpitan, tanggul penahan arus air di sejumlah titik sudah mengalami pengikisan. Sehingga, tanggul diprediksi tidak mampu bertahan jika terus menerus dihantam arus air sungai.Di Legon Kulon, banjir terjadi di empat Desa, yakni Desa Mayangan dan Legon wetan serta di Desa Tegalurung dan Anggasari. Sebelumnya, Desa Mayangan dan Legon wetan merupakan daerah yang menjadi langganan banjir akibat gelombang pasang air laut.Sedangkan di dua desa lainnya, banjir disebabkan tanggul Sungai Lamaran jebol. Ketinggian air di empat desa ini antara 40-60 sentimeter. Selain merendam ratusan rumah penduduk, banjir juga merendam 415 hektare area pesawahan.(Annas Nasrullah/Sindo/jri)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-7753027417466605247?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/01/03/1/72573' title='Banjir Kepung 3 Kecamatan di Subang'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/7753027417466605247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=7753027417466605247&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7753027417466605247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7753027417466605247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2008/01/banjir-kepung-3-kecamatan-di-subang.html' title='Banjir Kepung 3 Kecamatan di Subang'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-4381505317110731809</id><published>2007-09-29T14:31:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:26.302-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngacapruk sugan Hade'/><title type='text'>Simbol Perlawanan Terhadap Penjajah Yang Terjajah</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;" &gt;budaksubang.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; text-align: left; color: rgb(255, 255, 255);font-family:georgia;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;Indonesia, memiliki berbagai budaya dan kesenian yang mengandug arti atau makna ya&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;ng berbeda-beda , salah satunya adalah Sisingaan, seni budaya asal Subang yang memiliki nilai sejarah bahkan simbol perjuan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;gan masyarakat subang terhadap penjajah belanda dan inggri&lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 255, 255);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/Rv7FYFeucnI/AAAAAAAAAC4/K9YpzQYuVNA/s1600-h/SISINGAAN.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/Rv7FYFeucnI/AAAAAAAAAC4/K9YpzQYuVNA/s320/SISINGAAN.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5115743244318044786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:courier new;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;s,&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sisingaa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;n bisa kita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; lihat di perhajatan atau festival tahunan yang deselenggarakan pemerintah subang, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sisingaan biasa diiringi dengan kendang pencak atau gamelan, terompet dan alat musik yang lainnya termasuk gong… gerrrewrrrwerr…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Empat lelaki yang memakai seragam menari engklak enklakan memikul sisingaan.kleung ding kleung dingkleung….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Group sisingaan biasa disebut Persatuan Gotong Singa (&lt;b style=""&gt;PERGOSI&lt;/b&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sisingaan adalah budaya seni dimana masyarakat biasa mengundang PERGOSI dalam acara hajatan dalam rangka meng khitankan anaknya (penganten sunat). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penganten sunat &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menunggangi sisingaan bisa sendiri,bsa juga berdua, tergantung keinginan pengaten, dan umur penganten, karena kalu pengaten sunat masih balita harus di jaga, ya… takut ti beubeut gitu..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rombongan sisingaan mengelilingi kampung, Setelah mengelilingi kampung lalu kembali ke tempat perhajatan dan melakukan berbagai atraksi, mulai pencak silat,sulap sampai debus..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Namun kini seiring berjalan nya waktu, rupanya budaya tersebut sudah mulai terkikis, pasalnya banyak sekali PERGOSI yang tidak memenuhi kriteria PERGOSI yang benar-benar khas Subang yakni sudah tidak lagi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengiringi sisingaan dengan musik khas sunda yakni kendang pencak dan terompet, mereka menggunakan organ tunggal,atau tardug ( gitar dan bedug) yang notabene adalah budaya Indramayu, “ &lt;i style=""&gt;heuuuh. Ma eeenya sisingaan laguna “ KUCING GARONG,MABOK BAE, PENGEN DIWAYU JLSJ..”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ending dari acara yang biasa melakukan atraksi sulap pencak silat pun telah sirna, Saya bertanya dalam hati apakah mendirikan PERGOSI itu tidak melalui seleksi atau memang tidak ada aturan khusus, yang mengatur bahwa PERGOSI harus benar-benar murni menonjolkan khas budaya yang asli dan harus memenuhi syarat yang mutlak guna melestarikan budaya subang.bahkan sangsi khusus buat PERGOSI yang tidak memenuhi persyaratan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kolaborasi antara organ tunggal atau Tardug memang sudah ada sejak dulu namun Pergosi tetap dengan porsinya yaitu menggunakan alat kesenian khas sunda yaitu kendang pencak dan terompet dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sekarang yang terjadi malah PERGOSI tidak lagi menggunakannya melainkan mengunakan organ tunggal dengan lagu cirebonan, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ini merupakan hal yang sangat memprihatinkan, jika tidak ada aturan lestari budaya, di khawatirkan “&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;Sisingaan”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; yang merupakan Trade Mark urang Subang, dan bukti perlawanan terhadap penjajah akan terkikis bahkan hilang ke aslian /khas budayanya krena telah digantikan denagan Organ tunggal, Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa tidak kita sadari bahwa sesungguhnya Sisingaan yang merupakan &lt;i style=""&gt;simbol perlawanan terhadap penjajah telah dijajah oleh budaya lain &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kolaborasi budaya memang tidak masalah, karena letak geografis subang dan indramayu, &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Cirebon&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; bersebelahan tentu kolaborasi budaya dapat mempererat pendudk di kedua daerah yang bersebelahan tersebut, namun jangan sampai mengikiskan budaya di antara keduanya. Karena budaya harus dijaga dan delestarikan Bagi para pejabat yang menangani masalah seni dan budaya di harapkan menindak tegas kepada PERGOSI yang tidak memenuhi ketentuan yang telah di cantumkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="text-indent: 36pt; color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Akhirukalam semoga Sisingaan tetap abadi dan menjadi Budaya sekaligus symbol perjuangan Kota Subang yang yang tetap terjaga kelestariannya.cag ah sakieu heula ti Mang Beben, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: georgia; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="color: rgb(255, 255, 255); text-align: left;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;“URANG SUBANG GOTONG ROYONG SUBANG MAJU” &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-4381505317110731809?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/4381505317110731809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=4381505317110731809&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4381505317110731809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4381505317110731809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/09/simbol-perlawanan-terhadap-penjajah.html' title='Simbol Perlawanan Terhadap Penjajah Yang Terjajah'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/Rv7FYFeucnI/AAAAAAAAAC4/K9YpzQYuVNA/s72-c/SISINGAAN.gif' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-8677572999799184741</id><published>2007-09-04T21:13:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:26.487-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngacapruk sugan Hade'/><title type='text'>Bagja jadi urang Pasundan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/Rt4tucOiSzI/AAAAAAAAACw/VwrZvBdVI38/s1600-h/lemah+cai+kuring.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/Rt4tucOiSzI/AAAAAAAAACw/VwrZvBdVI38/s320/lemah+cai+kuring.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5106569303359114034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sapanjang jalan panon teu bisa peureum,hate bagja tur sugema ningali kaendahan alam.mungguh sampurna kaagungan sang khalik.nyiptakeun sagala kaendahan di alam dunya nu pinuh kaajaiban .Gunung,laut,langit,bumi jeung sajabana deui anu ngagaduhan mangrebu kaunikan,kaendahan sareng bukti anu sanesna kaagungan Allah SWT.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tah dina posting Mang Beben ayeuna urang sasarengan muji kaagungan sang Khalik anu tos nyiptakeun alam dunya ieu sareng ka endahan Alamna Khusus na tatar Pasundan,Mun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seug ku urang di lenyepan,urang salaku urang Pasundan pasti ngarasa bangga,sok tingali alam di sekitar urang,pasti urang sadar bahwa urang teh mung saukur &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;mahluk leutik nu teu bisa nanaon di hareupeun anjeuna (Allah SWT).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kamari pasosore Mang Beben tos nyaba ka Bandung,sapanjang jalan ti Bandung ka Subang meuni reueuuuus teh ningali kaendahan alam, mungkin para penbaca pasti pernah melakukan perjalanan ti Bandung ka Subang,atanapi katempat liana di tatar pasundan khususna,apakah pernah berpikir salaku urang pasundan??&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yups.. Urang salaku Urang Sunda anu ngageugeuh di tatar pasundan sakuduna ngarasa bangga lahir di lemah cai anu sakieu endahna,urang ngabogaan gunung anu endah ,laut pantai selatan,laut pantai utara,kawasan puncak anu selalu ramai di kunjungi ku turis ti manca Negara, jeung anu lian na deui di kawasan pasundan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Natural cenah ceuk barudak ayeunamah,tepat pikeun symbol urang pasundan,sabab urang pasundan selalu natural dari segi kepribadian,budaya,makanan khas sunda jeung sajabana deui.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tugas urang ayeuna hayu urang ngajaga ka endahan alam anu geus di waris keun ku udegudeg jangga wareng urang,urang kudu bersyukur lahir di tatar pasundan,karena kanikmatan ieu, sareng kabagjaan ieu, anugrah ti gusti numahasuci,anu teu dirasakeun ku umat anu lahir di luar tatar pasundan,ieu kanikmatan anu luar biasa nyaeta “NIKMATNA LAHIR DI TATAR PASUNDAN” urang pasti bangga lamun seug ku urang di lenyepan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sajabana anu di sebut keun ku Mang Beben eta masih loba deui kaendahan di tatar pasundan tapi mang Beben belum tau..:P. ka para pengunjung bisa ngabagi kabagjaan di post Commen ieu posting,tulis kabagjaan pengunjung anu tos lahir di tatar pasundan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Anu terakhir &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Mang Beben neda di hampura bilih aya salah ucap dina nulis ieu posting ma’lum lah Mang Beben mah jalma dusun anu teu ngarti babasan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Wassalam….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-8677572999799184741?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/8677572999799184741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=8677572999799184741&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/8677572999799184741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/8677572999799184741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/09/bagja-jadi-urang-pasundan.html' title='Bagja jadi urang Pasundan'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/Rt4tucOiSzI/AAAAAAAAACw/VwrZvBdVI38/s72-c/lemah+cai+kuring.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-5159865429466759056</id><published>2007-08-27T17:28:00.000-07:00</published><updated>2007-08-27T17:33:43.139-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngacapruk sugan Hade'/><title type='text'>Pencarian Jati diri</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Terbawa terbang angan-angan ,terbawa kaki melangkah,melakukan yang di kehendaki, apa tujuan /motipasi ,apa dan mengapa ada apa dengan budaksubang.blogspot.com.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sebagai penulis tentunya harus menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan budaksubang.blogspot.com.para pengunjunga tentunya masih bingung ada apa &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;diblogs kami,asal usul gimana kok bisa bikin blogs ?&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" class="MsoNormal"&gt;Yups… memiliki Blogs semula hanyalah iseng belaka,namun setelah beberapa bulan terakhir ini ternyata mengasyikkan… dan mulai terpikir tuk memberikan persembahan buat orang lain,tentu sebagai penulis harus memiliki ide-ide yang cemerlang atau menyempaikan sesuatu yang baru.tetapi dalam hal ini rasanya saya memiliki kekurangan &lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" class="MsoNormal"&gt;Karena banyak sekali blog kami yang memang tidak original pemikiran kami, harapan kami sa’at ini para pengunjung mema’lumi karena keterbatasan pengetahuan,dan masih bingung apa yang harus di sampaikan,akan tetapi tentunya saya tidak berhenti sampai disini saja,sambil mempelajari segalanya kami tengah mempersiapkan posting-posting yang original,dan budak subang bangeeetzZz.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Adapun tujuan membuat blogs adalah memperkenalkan Kab.Subang dan memberikan informasi kepada temen2 pengunjung dari segi pendidikan,wisata ,budaya dan apa aja yang berkaita daengan subang,kepada temen-temen pengunjung yang memiliki informasi tentang subang silahkan kirim via E-mail, insya allah kami&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan menampilkanya diblog ini.dan ucapan ma’af kepada segenap pihak yang terkait bila link-link media masa atau pun semua yang ada di side bar, kami pampang tanpa izin dan yang sudah ngasih ijin terima kasih yaaa…tujuan kami adalah mengingat belum adanya posting-posting kami yang berkaitan dengan tutorial dan belum memiliki penulis untuk itu.maka kami menampilkan link-link yang berkaitan dengan hal tsb.dan sama sekali tidak ada tujuan komersialisasi,hanya dengan satu tujuan mempersembahkan yang terbaik buat para pengunjung,sehingga mempermudah bila ingin mengetahui informasi yang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" class="MsoNormal"&gt;Misalkan penungjung ingin mengetahui,Berita,download Software,cari tutorial dll &lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tidak lupa ucapan terima kasih kepada berbangai pihak yang membantu dan mendukung pembuatan Blog ini harapan kami pada sa’atnya nanti Blog ini manjadi Blog yang dapat sejajar dengan para seniornya,dan mampu memberikan yang terbaik buat para pengunjung.bagi kami ini merupakan suatu tantangan dan sa’at nya menampakan jati diri yang memang tersembunyi.&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(255, 255, 255);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Harapan kami kepada para pengunjung untuk nemberikan pemikira-pemikiran yang Briliant untuk memajukan blog ini,kritik dan saranya kami tunggu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(192, 192, 192); text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Dan yang terakhir kami ucapkam selamat bergabung di&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; color: rgb(255, 255, 0);" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-5159865429466759056?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/5159865429466759056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=5159865429466759056&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/5159865429466759056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/5159865429466759056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/pencarian-jati-diri.html' title='Pencarian Jati diri'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-3918809932618762450</id><published>2007-08-03T09:27:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T09:31:17.895-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Petani Subang Kecewa</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;SUBANG,             (PR).-&lt;br /&gt;          Petani di wilayah Kab. Subang yang kini sedang menikmati panen menjadi kurang bergairah             karena harga gabah langsung merosot. Merosotnya harga gabah seiring dengan turunnya harga             beras di pasaran Subang yang mencapai Rp 4.600,00/kg untuk kualitas beras kelas 1. Hal itu             diduga terkait dengan kondisi panen yang kian meluas di wilayah Kabupaten Subang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;table bordercolorlight="#C0C0C0" bordercolordark="#FFFFFF" style="float: right; margin-left: 5px; margin-bottom: 5px;" border="1" bordercolor="#ffffff" cellpadding="2" cellspacing="0" width="260"&gt;               &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                 &lt;td align="center"&gt;&lt;img src="http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2007/032007/28/03p-panen.gif" border="1" height="169" width="250" /&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;               &lt;tr style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;                 &lt;td align="center" bgcolor="#e6e6e6"&gt;&lt;small&gt;&lt;i&gt;PETANI di wilayah Kec. Compreng, Kab.                 Subang, bergairah dengan hasil panen padi yang tergolong bagus kualitasnya, Selasa (27/3).                 Namun kegairahan petani belakangan terhadang oleh harga gabah yang merosot berkisar Rp                 2.300,00 hingga Rp 2.400,00/kg dibandingkan harga sebelumnya yang menembus harga Rp                 3.000,00/kg.* &lt;/i&gt;&lt;small&gt;&lt;small&gt;MARSIS SANTOSO/"PR"&lt;/small&gt;&lt;/small&gt;&lt;/small&gt;&lt;/td&gt;               &lt;/tr&gt;             &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;             &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Sejumlah petani yang dihubungi "PR", Selasa (27/3), mengaku kecewa dengan             turunnya harga gabah sekarang ini karena waktu menggarap sawah, harga pupuk sudah naik.             "Harusnya harga pupuk tidak dinaikkan, termasuk sarana produksi pertanian lainnya             karena begitu musim panen, harga gabah selalu anjlok, " kata Engkon, petani di             wilayah Kecamatan Binong.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Dikatakan, harga gabah di sejumlah wilayah di Kabupaten Subang pada dua pekan             sebelumnya sempat mencapai Rp 3.000,00 hingga Rp 3.100,00 per kg. Namun, sepekan terakhir,             seiring dengan meluasnya daerah-daerah yang telah memasuki masa panen, harga gabah berada             pada kisaran Rp 2.300,00 hingga Rp 2.400,00 per kg. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;"Bahkan katanya ada petani yang hasil panennya hanya ditawar Rp 2.000,00 per             kg," ujar Alim, petani lain di Desa Compreng.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Karenanya, petani yang semula memiliki harapan besar atas panen padi musim ini yang             berbarengan dengan tingginya harga beras di pasaran menjadi kecewa. Petani berharap Pemkab             Subang dapat turun tangan untuk menstabilkan harga hingga petani tidak kelewat dirugikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Kepala Cabang Dinas Pertanian Kec. Pagaden, Tatang yang dihubungi terpisah mengakui             turunnya harga gabah tersebut. Dikatakan, awal bulan Maret harga gabah masih bertahan di             kisaran Rp 2.800,00- Rp 3.000,00/kg gabah kering pungut (GKP). Namun sekarang begitu panen             meluas, harganya turun drastis menjadi Rp 2.300,00-Rp 2.400,00 tergantung keadaan             gabahnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Menurut dia, tren penurunan harga kemungkinan masih akan berlanjut karena panen di             berbagai daerah di Kabupaten Subang masih akan terus berlangsung. "Saat ini panen di             wilayah kita baru seperempatnya dari luas areal sawah, 5.380 hektare," katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Berkaitan dengan masalah tersebut, anggota Komisi B DPRD Subang, Agus Warsito berharap             pemerintah Kabupaten Subang, terutama Bulog, segera turun tangan jangan sampai petani             Subang malah seperti ”ayam mati di lumbung padi. " Ya, kalau bisa Bulog segera             membeli gabah petani dan kita pun akan melakukan pemantauan ke lapangan," kata Agus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Sementara Kasub Divre Bulog Subang-Purwakarta, Bambang Sudibyo didampingi Kasi Gasar,             Agus Nuryono kepada wartawan menyatakan kesanggupannya membeli langsung gabah petani.             "Kita sudah sangat siap dan telah mengeluarkan surat perintah untuk bersama-sama             mitra Bulog melakukan pembelian. Hanya, hingga sekarang belum ada ketentuan berapa harga             pembelian pemerintah (HPP)," kata Bambang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Dikatakan, Bulog Subang-Purwakarta pun tidak ingin pengadaan gabah tidak mencapai             target seperti yang terjadi pada tahun 2006 lalu akibat harga yang tidak menentu.             "Kita hanya mampu mengadakan 16 ribu ton gabah, padahal bila situasi normal mencapai             80 ribu ton gabah kering giling atau setara 50 ribu ton beras," ujarnya menambahkan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-3918809932618762450?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/3918809932618762450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=3918809932618762450&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3918809932618762450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3918809932618762450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/petani-subang-kecewa.html' title='Petani Subang Kecewa'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-6000321873839637163</id><published>2007-08-03T09:10:00.000-07:00</published><updated>2007-08-03T09:13:16.202-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA'/><title type='text'>Runtuhnya Jembatan Cipunagara</title><content type='html'>budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Runtuhnya Jembatan  Cipunegara A yang berlokasi di desa Mulyasari, Pamanukan Jawa Barat yang &lt;img src="http://www.pu.go.id/Humas/news2003/ppw250704w.jpg" align="left" border="0" height="165" width="220" /&gt;terjadi  Jum’at (23/7) pukul 23.00 wib, sesuai dengan hasil identifikasi yang dilakukan  pihak kepolisian menunjukkan bahwa kesimpulan sementara disebabkan dua faktor.  Dua faktor tersebut pertama adanya beban muatan lebih (overloading) yang  melintas bersamaan diatas jembatan tersebut. Kedua, masalah usia jembatan  jenis rangka baja Calendar Hamilton (CH) dari Ingris sudah tua dan dioperasikan  24 tahun lalu kekuatannya tinggal 75 persen.&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Hal tersebut diungkapkan  Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Soenarno Minggu (25/7) di Jakarta saat  melakukan Jumpa Pers yang didampingi Dirjen Prasarana Wilayah Hendrianto  Notosoegondo, Kepala Pusdatin Waskito Pandu. Lebih lanjut menurut Soenarno, kekuatan  jembatan rangka baja jenis CH dirancang semi permanen tersebut kemampuannya  hanya berkisar 200-250 ton sedangkan saat itu bersamaan 7 truk bermuatan semen  dan kayu dengan total berat seluruhnya 326 ton tak mampu menahan beban akhirnya  runtuh secara vertikal di Sungai Cipunegara. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Menurutnya, kendaraan bermuatan berat  yang melintas bersamaan diatas jembatan tersebut jarang terjadi, namun hal itu bisa terjadi. Persoalannya, kata Soenarno, kedepan bagaimana kita melakukan pengawasan terhadap jembatan jembatan sepanjang jalan Pantura yang jumlahnya cukup banyak dan usianya sudah diatas 20 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;“Kira-kira ada sekitar 30 buah jembatan tipe rangka baja Calendar Hamilton yang menjadi perhatian kita,“ujar Soenarno. Oleh karena itu bersama Polri mengambil langkah agar jembatan-jembatan yang usia diatas 20 tahun akan dilakukan pengawasan yang cukup ketat terutama kendaraan yang melalui kendaraan tersebut,“imbuhnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;img src="http://www.pu.go.id/Humas/news2003/ppw250704wa.jpg" align="right" border="0" height="105" width="150" /&gt;Mengenai  peran Jembatan timbang, kata Soenarno, dahulu karena ada indikasi terjadinya  pungutan liar maka sementara ditutup namun saat ini secara idential saja  difungsikan untuk test. Namun kenyataannya dilapangan para pemakai jalan  melihatnya kalau kena denda tinggal hitungan dan membayar denda tersebut.  “Itulah kejadian yang ada di jembatan timbang,”kilah Soenarno.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Masalah Jembatan timbang dan LLAJR dengan UU no 22, kata Menkimpraswil, menjadi kewenangan Pemda bahkan ada yang diatur dengan Perda. Untuk itu, kedepan peran jembatan timbang dapat berfungsi sebaik-baiknya untuk menjaga kasus-kasus seperti ini tidak terjadi lagi. Sementara itu, perlu adanya koordinasi dengan Depperindag agar truk-truk yang dibeli perusahaan ini memperhatikan ketentuan-ketentuan yang telah ada. Mengingat jalan tersebut hanya mampu dibebani pada MST (Muatan Sumbu Terberat) tertentu. Jadi jangan sampai melebihi beban maksimun dan sudah tentu jalan akan cepat rusak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Untuk mengatasi masalah  kendaraan dengan beban berlebihan yang melintas di jalan Pantura solusinya  disamping mengganti rangka baja tersebut dengan kerangka beton juga  merealisasikan jalan tol sepanjang 1000 km. Sehingga kendaraan dapat dialihkan  ke jalan tol yang memang dirancang untuk kapasitas lebih besar. Sementara jalan  Pantura dikembalikan untuk beban-beban kendaraan yang normal saja sehingga kita  memiliki jaringan jalan yang khusus membawa berat dan membawa penumpang.  Soenarno meminta kepada komisi nasional trasportasi agar melakukan penelitian  segera terhadap kejadian ini karena menyangkut masalah keselamatan  transportasi. Dari hasil kajian itulah nanti akan dilakukan langkah yang perlu dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dalam kesempatan yang  sama Dirjen Prasarana wilayah Hendrianto Notosoegondo menyatakan &lt;img src="http://www.pu.go.id/Humas/news2003/ppw250704wb.jpg" align="left" border="0" height="165" width="220" /&gt;bahwa  untuk rehabilitasi jembatan tersebut diperlukan waktu sekitar 1,5 bulan dan  ditaksir akan menelan dana sekitar Rp. 2 milyar. Jembatan tersebut akan diganti  dengan type jembatan rangka baja (trans Bakrie) dengan bentang 50 m yang  didatangkan dari Surabaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Saat ini kata Hendrianto,  dikerahkan alat berat berupa crene, excapator, dump truk grader yang didatangkan  dari proyek Fly Over Pamanukan untuk mengangkat kendaraan dan rangka jembatan  yang ambrol tersebut. Menurutnya pelaksanaan pekerjaan dari evakuasi,  pembongkaran sampai berfungsinya kembali jembatan tersebut diperkirakan sampai pertengahan September tahun ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Peristiwa tersebut, kata Dirjen Praswil, mengakibatkan kondisi lalu-lintas terganggu karena hanya satu jalur yang berfungsi, ditambah kerumunan masyarakat dilokasi kejadian sehinga akibatkan kemacetan lalu-lintas mencapai 3 km. (Jons)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pusdatin&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;(25/7/2004)&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-6000321873839637163?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/6000321873839637163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=6000321873839637163&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/6000321873839637163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/6000321873839637163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/runtuhnya-jembatan-cipunagara.html' title='Runtuhnya Jembatan Cipunagara'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-6752842174955098955</id><published>2007-08-03T08:56:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:26.642-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Blanakan ( Penangkaran Buaya )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNQkWQTybI/AAAAAAAAACo/zpFM6MJhuYE/s1600-h/penangkaranbuaya..jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 209px; height: 161px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNQkWQTybI/AAAAAAAAACo/zpFM6MJhuYE/s320/penangkaranbuaya..jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094504188865661362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:78%;"&gt;Penangkaran Buaya Blanakan terletak di Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang. Dilokasi ini di kembangkan penangkaran buaya jenis muara yang berjumlah kurang lebih 200 ekor, terdiri dari buaya jantan dan betina lengkap dengan habitatnya.&lt;br /&gt;Obyek wisata ini dikelola oleh PT. Perhutani. Diobyek wisata ini juga terdapat hutan mangrove. Para wisatawan yang datang ke lokasi obyek ini dapat menikmati makanan laut khas Blanakan yaitu ikan bakar Etong, cumi dan kepiting yang disajikan di warung-warung yang tertata rapih di bawah kerindangan pohon-pohon. Selain itu pula para wisatawan juga dapa menyusuri pesisir laut Blanakan sampai dengan Patimban dengan menggunakan penyewaan kapal boat yang tersedia di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jarak dan waktu tempuh kendaraan mobil :&lt;br /&gt; Subang-Blanakan  48 km  1 jam&lt;br /&gt;Jakarta-Blanakan(Via Pantura 190 km 3 jam&lt;br /&gt;Bandung-Blanakan  116 km  2,5 jam&lt;br /&gt;Ciater-Blanakan  65 km  1,5 jam&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-6752842174955098955?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/6752842174955098955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=6752842174955098955&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/6752842174955098955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/6752842174955098955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/blanakan-penangkaran-buaya.html' title='Blanakan ( Penangkaran Buaya )'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNQkWQTybI/AAAAAAAAACo/zpFM6MJhuYE/s72-c/penangkaranbuaya..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-4676904023712950566</id><published>2007-08-03T08:52:00.001-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:26.734-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Curug Cileat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNPmGQTyaI/AAAAAAAAACg/S9w57goudUE/s1600-h/cileat..jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 194px; height: 190px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNPmGQTyaI/AAAAAAAAACg/S9w57goudUE/s320/cileat..jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094503119418804642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:78%;"&gt;Terletak di Desa Cisalak tepatnya di Desa Mayang. Dari Subang ± 37 km ke arah selatan dan dari Bandung ± 50 km ke arah utara. Cileat merupakan salah satu obyek wisata yang masih alami, yang mempunyai air terjun dengan ketinggian ± 100 m. Iklimnya yang sejuk dan panoramanya yang indah membuat para pengunjungnya menjadi terkagum-kagum akan ciptaan Yang Maha Kuasa dan membuat pengunjungnya menjadi betah untuk tinggal berlama-lama untuk menyaksikannya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-4676904023712950566?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/4676904023712950566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=4676904023712950566&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4676904023712950566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4676904023712950566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/curug-cileat.html' title='Curug Cileat'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNPmGQTyaI/AAAAAAAAACg/S9w57goudUE/s72-c/cileat..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-7872208068666742237</id><published>2007-08-03T08:46:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:26.876-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Gunung Tangkuban Parahu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNOdWQTyZI/AAAAAAAAACY/fYsh0cw-y-4/s1600-h/tangkubanperahu..jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 276px; height: 155px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNOdWQTyZI/AAAAAAAAACY/fYsh0cw-y-4/s320/tangkubanperahu..jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094501869583321490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:78%;"&gt;Tangkuban Parahu merupakan salah satu obyek wisata terfavorit yang terletak di wilayah Kabupaten Subang. Tangkuban Parahu berada pada ketinggian 2084 m diatas permukaan laut.&lt;br /&gt;Sederet pesona alam di kawasan Tangkuban Parahu mulai dari keindahan alam dengan kawah-kawahnya yang membentang luas dengan kesejukan udara pegunungan yang khas serta hamparan gunung-gunung lain yang tinggi menjulang mengelilinginya merupakan fenomena alam yang menjadi daya tarik tersendiri dan menjadikan gunung Tangkuban Parahu sebagai salah satu obyek wisata yang diminati pengunjung.&lt;br /&gt;Dilihat dari kota Bandung, gunung Tangkuban Parahu memiliki bentuk yang unik menyerupai perahu terbalik (Bahasa Sunda: Tangkuban = Terbalik, Parahu = Perahu). Bentuk unik dipercaya memiliki kaitan yang sangat erat dengan kisah legenda sangkuriang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jarak dan waktu tempuh kendaraan mobil :&lt;br /&gt; Subang-TP  35 km  45 menit&lt;br /&gt;Jakarta-TP (Via tol Sadang)  190 km  3 jam&lt;br /&gt;Bandung-TP  37 km  50 menit&lt;br /&gt;Ciater-TP  5 km  15 menit&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-7872208068666742237?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/7872208068666742237/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=7872208068666742237&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7872208068666742237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7872208068666742237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/gunung-tangkuban-parahu.html' title='Gunung Tangkuban Parahu'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNOdWQTyZI/AAAAAAAAACY/fYsh0cw-y-4/s72-c/tangkubanperahu..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-3080731871399304374</id><published>2007-08-03T08:39:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:26.971-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Curug Agung Batu Kapur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNMo2QTyYI/AAAAAAAAACQ/4M-HOnW514M/s1600-h/batukapur..jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 273px; height: 141px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNMo2QTyYI/AAAAAAAAACQ/4M-HOnW514M/s320/batukapur..jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094499868128561538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:78%;"&gt;Curug Agung dikenal juga dengan nama Batu Kapur, terletak di desa Curug Agung Kecamatan Sagalaherang. Jarak dari arah selatan Subang 17 km dari arah utara Bandung. Curug Agung dilengkapi dengan fasilitas kolam renang air panas dengan suhu 400 - 450 C, pondok dan tempat rekreasi anak-anak. Berdasarkan pengalaman para pengunjung yang datang berendam di kolam air panas tersebut dapat menyembuhkan penyakit gatal-gatal.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-3080731871399304374?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/3080731871399304374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=3080731871399304374&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3080731871399304374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3080731871399304374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/curug-agung-batu-kapur.html' title='Curug Agung Batu Kapur'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNMo2QTyYI/AAAAAAAAACQ/4M-HOnW514M/s72-c/batukapur..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-7446649994553432206</id><published>2007-08-03T08:33:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:26.980-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Air terjun Curug Cijalu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNLOGQTyXI/AAAAAAAAACI/0F-I4khIy84/s1600-h/cijalu..jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 131px; height: 175px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNLOGQTyXI/AAAAAAAAACI/0F-I4khIy84/s320/cijalu..jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094498309055433074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:78%;"&gt;Curug Cijalu terletak di Kecamatan Sagalaherang, berjarak 37 Km dari kota Subang ke arah selatan (1 jam perjalanan) dan sekitar 50 Km dari Kota Bandung kearah utara (1,5 jam perjalanan). .Seperti namanya, curug (air terjun, Bahasa Sunda), hanya sepasang air terjun yang tumpahan airnya mengalir deras membelah bukit di puncak Gunung Sunda, sekira 800 meter di atas permukaan laut. Tumpahan air itu menyajikan panorama indah pada birunya langit, sejuknya udara, dan hijaunya pepohonan yang menyelimuti suasana wisata yang berada di Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang. Belum lagi percikan air terjun yang dingin, sejuk dan putih, membuat para wisatawan tak tahan lagi ingin segera bermandi ria di bawahnya. Curug Cijalu "ditemani" dua makam yang dikeramatkan dan juga "ditemani" oleh air terjun lain yang dikenal dengan nama Curug Perempuan yang terletak sekira 100 meter sebelum Curug Cijalu. Selain curug Cijalu dan Curug Perempuan, terdapat pula lapangan sebagai areal untuk camping bagi para pengunjung Secara keseluruhan, tempat ini dapat dijadikan alternatif bagi pengunjung yang memiliki hobi berpetualang. Selain menjanjikan ketenangan dan ketenteraman, juga kedamaian menjadi perpaduan yang kompak untuk menunjang daya tarik tersendiri.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-7446649994553432206?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/7446649994553432206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=7446649994553432206&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7446649994553432206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7446649994553432206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/air-terjun-curug-cijalu.html' title='Air terjun Curug Cijalu'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNLOGQTyXI/AAAAAAAAACI/0F-I4khIy84/s72-c/cijalu..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-5959385511281920080</id><published>2007-08-03T08:25:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:27.216-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Pantai Patimban</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNJR2QTyWI/AAAAAAAAACA/RM1EfWIu9yU/s1600-h/patimban..jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 213px; height: 122px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNJR2QTyWI/AAAAAAAAACA/RM1EfWIu9yU/s320/patimban..jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094496174456686946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:78%;"&gt;Pantai Kalapa Patimban merupakan salah satu obyek wisata yang terdapat di Kabupaten Subang, merupakan daya tarik khas wisata pantai. Pantai Kalapa Patimban juga mempunyai kedalaman laut yang landai sehingga para pengunjung dapat aman bermain di laut. Kegiatan yang dapat dilakukan salah satunya adalah bola volley pantai dan sky boat. Berperahu, memancing dan masih banyak lagi kegiatan yang dapat dilakukan disana bersama keluarga . Jarak dan Waktu tempuh kendaraan mobil&lt;br /&gt; Subang-Patimban (57 km) 1,5 jam&lt;br /&gt;Jakarta-Patimban (Via Pantura)(160 km) 2,5 jam&lt;br /&gt;Bandung-Patimban (114 km)2,5 jam&lt;br /&gt;Ciater-Patimban (96 km) 1,5 jam&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-5959385511281920080?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/5959385511281920080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=5959385511281920080&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/5959385511281920080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/5959385511281920080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/pantai-patimban.html' title='Pantai Patimban'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNJR2QTyWI/AAAAAAAAACA/RM1EfWIu9yU/s72-c/patimban..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-3006979310103854057</id><published>2007-08-03T07:54:00.001-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:27.978-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Pantai Pondok Bali</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNCGWQTyUI/AAAAAAAAABw/v1GJPICu6ww/s1600-h/pondokbali.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 204px; height: 139px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNCGWQTyUI/AAAAAAAAABw/v1GJPICu6ww/s320/pondokbali.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094488280306796866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/Documents%20and%20Settings/Cybermoss/Desktop/pondokbali.jpg" alt="" /&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:78%;"  &gt;HAMPARAN pantai dengan deburan ombak yang membuncah, serta birunya air laut seringkali membuat orang merasa rindu untuk kembali menikmati suasana pantai. Suasana inilah yang menjadikan wisatawan berkunjung ke Pantai Pondok Bali. Pantai ini terletak di Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang Utara. Anda dapat mencapai pantai ini setelah menempuh sekira 9 kilometer dari kota Pamanukan (Jalan Raya Pantura) dan bejarak 40 km dari kota Subang kearah utara .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-3006979310103854057?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/3006979310103854057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=3006979310103854057&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3006979310103854057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3006979310103854057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/cagar-alam-dan-tempat-wisata.html' title='Pantai Pondok Bali'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrNCGWQTyUI/AAAAAAAAABw/v1GJPICu6ww/s72-c/pondokbali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-2680226467608224056</id><published>2007-08-03T07:19:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:28.136-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngacapruk sugan Hade'/><title type='text'>Rambut dan Nikmat Tuhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrM7d2QTyTI/AAAAAAAAABo/YPmRSKu6cZ4/s1600-h/bebena+bewok.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 179px; height: 171px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrM7d2QTyTI/AAAAAAAAABo/YPmRSKu6cZ4/s320/bebena+bewok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094480987452328242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;budaksubang.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pasosore, sekitar pukul&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;17 atawa jam opat sore&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berangkat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kerja ,kebetulan di bulan agustus ini saya teh dapat sip malam .hari ini saya berangkat lebih awal, ada rencana makan soto ayam pafourit yang letaknya g jauh dari tempat kerja &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;, teu di caritakeun makan nya mah da pasti nikmat kan tos di caritakeun etateh soto pafourit saya..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Setelah rengse makan trus bayar, hehehe.. kl g bayar mah hayang di gebugan ku tukang warung..? yupzZz.. langsung ka tempat gawe, di tempat gawe aya aww keur narima telephon ,nyaeta teh Dedew, sebut saja da teu meunang di sebut ken asli namah bisi nuntut..hehehe… Teh Dedew teh salah satu wartawati Koran terkemuka di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Bandung&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang di tugas &lt;st1:state&gt;&lt;st1:place&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; di Bks , tuluy saya menghampirinya dan terlibat obrolan ngaler ngidul&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Teh Dedew slaloe aja punya cerita yang menarik dan enak tuk di bahas ma’lum etamah da tugas manehna sebagai seorang wartawan,mun teu kitu moal kapake meureun hehehe … tapi dina obrolan sore eta aya nu penting dan perlu diinget sareng di lenyepan ku urang sarerea salaku umat manusa nu gumelar di alam dunya..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Sepenggal perkataanTeh Dedew sama saya :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;“ Yeuh Ben, Sayah mah sok inget kana omongan nini euy…”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;“ ari kitu bilang apa nya teh..?”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;( ceuk saya &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;bari&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; panasaran)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;“ Gini ,waktu saya kumpul dirumah nenek, nenek sayah teh ngomong gini sama&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;saya ;” Mungguh Sapurna Sareng mulia Ciptaan Gusti Allah Nyiptakeun anu aya dina diri Urang Nurutkeun Fungsi sareng kasampurnaan nana “&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;salah sahijina nyaeta bu’uk atawa rambut,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;Coba pikirkan seandainya rambut yang ada di atas mata (halis) atau bulu rambut dan juga kumis kita bisa panjang kayak rambut di atas kepala ? euhh pasti sangatlah mengganggu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tah geuning ngobrol sore teh geuning aya manfaat na,dina obrolan eta urang meunang elmu ,memang lamun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;seug di pikir2 bener juga kata neneknya teh Dedew teh.. coba kita sama2 pikirkan gimana seandainya rambut selain di kepala pertumbuhannya seperti rambut di kepala yang bisa tumbuh beberapa centi selama satu minggu, bagi yang kaum bapak –bapak yang males mencukur rambut bayangin kl lagi makan pasti riweuh pisan ku kumis anu ngambay&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kana lambey,trus riweuh panon kacolokan ku bulu rambut anu geus panjang ayan kana sapuluh centi na pokoknamah bias rariweuh..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Syukur alhamdulillah,mungguh sampurna gusti anu maha suci nyiptakeun kaula sareng kasampurnaan nana.sobat, kadang urang lupa diri mensyukuri anu aya dina diri urang , kadang urang lupa bersyukur dengan apa yang telah di berikan sang khalik dina diri urang , mang Beben berharap mulai sekarang urang kudu bersyukur dengan segala anu aya dina diri urang sareng fungsina, cag ah sakieu heula ti mang Beben panjang lebar bisi salah hehehe.. wassalam .. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t106" coordsize="21600,21600" spt="106" adj="1350,25920" path="ar,7165,4345,13110,1950,7185,1080,12690,475,11732,4835,17650,1080,12690,2910,17640,2387,9757,10107,20300,2910,17640,8235,19545,7660,12382,14412,21597,8235,19545,14280,18330,12910,11080,18695,18947,14280,18330,18690,15045,14822,5862,21597,15082,18690,15045,20895,7665,15772,2592,21105,9865,20895,7665,19140,2715,14330,,19187,6595,19140,2715,14910,1170,10992,,15357,5945,14910,1170,11250,1665,6692,650,12025,7917,11250,1665,7005,2580,1912,1972,8665,11162,7005,2580,1950,7185xear,7165,4345,13110,1080,12690,2340,13080nfear475,11732,4835,17650,2910,17640,3465,17445nfear7660,12382,14412,21597,7905,18675,8235,19545nfear7660,12382,14412,21597,14280,18330,14400,17370nfear12910,11080,18695,18947,18690,15045,17070,11475nfear15772,2592,21105,9865,20175,9015,20895,7665nfear14330,,19187,6595,19200,3345,19140,2715nfear14330,,19187,6595,14910,1170,14550,1980nfear10992,,15357,5945,11250,1665,11040,2340nfear1912,1972,8665,11162,7650,3270,7005,2580nfear1912,1972,8665,11162,1950,7185,2070,7890nfem@23@37qx@35@24@23@36@34@24@23@37xem@16@33qx@31@17@16@32@30@17@16@33xem@38@29qx@27@39@38@28@26@39@38@29xe"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="sum #0 0 10800"&gt;   &lt;v:f eqn="sum #1 0 10800"&gt;   &lt;v:f eqn="cosatan2 10800 @0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="sinatan2 10800 @0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @2 10800 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @3 10800 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @4 0 #0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @5 0 #1"&gt;   &lt;v:f eqn="mod @6 @7 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod 600 11 1"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 0 @9"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @10 1 3"&gt;   &lt;v:f eqn="prod 600 3 1"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @11 @12 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @13 @6 @8"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @13 @7 @8"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @14 #0 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @15 #1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod 600 8 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @11 2 1"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @18 @19 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @20 @6 @8"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @20 @7 @8"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @21 #0 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @22 #1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod 600 2 1"&gt;   &lt;v:f eqn="sum #0 600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum #0 0 600"&gt;   &lt;v:f eqn="sum #1 600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum #1 0 600"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @16 @25 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @16 0 @25"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @17 @25 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @17 0 @25"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @23 @12 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @23 0 @12"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @24 @12 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @24 0 @12"&gt;   &lt;v:f eqn="val #0"&gt;   &lt;v:f eqn="val #1"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" connecttype="custom" connectlocs="67,10800;10800,21577;21582,10800;10800,1235;@38,@39" textboxrect="2977,3262,17087,17337"&gt;  &lt;v:handles&gt;   &lt;v:h position="#0,#1"&gt;  &lt;/v:handles&gt;  &lt;o:complex ext="view"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t106" style="'position:absolute;" adj="1145,10414"&gt;  &lt;v:textbox&gt;   &lt;![if !mso]&gt;   &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;    &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;&lt;![endif]&gt;     &lt;div&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="'mso-bidi-font-weight:normal'"&gt;&lt;i style="'mso-bidi-font-style:normal'"&gt;Euh..riweuh pisan , hese dahar&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;…&lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;     &lt;![if !mso]&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;   &lt;/table&gt;   &lt;![endif]&gt;&lt;/v:textbox&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="position: absolute; z-index: 2; margin-left: 130px; margin-top: 13px; width: 7px; height: 9px; top: 1000px; left: -109px;"&gt;&lt;img style="top: 1026px; left: 40px; width: 1px; height: 1px;" src="file:///C:/DOCUME%7E1/CYBERM%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="Cloud Callout: Euh..riweuh pisan , hese dahar…" shapes="_x0000_s1027" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-2680226467608224056?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/2680226467608224056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=2680226467608224056&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2680226467608224056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2680226467608224056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/rambut-dan-nikmat-tuhan.html' title='Rambut dan Nikmat Tuhan'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RrM7d2QTyTI/AAAAAAAAABo/YPmRSKu6cZ4/s72-c/bebena+bewok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-8759396395147410592</id><published>2007-08-01T10:31:00.000-07:00</published><updated>2007-08-01T16:02:07.569-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KERAJINAN DAN BUDAYA'/><title type='text'>PENGRAJIN "BEDOG" TANJUNG SIANG</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Shinta Dewi Maharani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="color: rgb(255, 255, 255);" bordercolordark="#FFFFFF" bordercolorlight="#88C4FF" border="1" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="padding: 3px;" class="rubnew" bg="" valign="top"&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Perajin ”Bedog” Perlu Bapak Angkat&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;PERAJIN golok alias &lt;i&gt;bedog&lt;/i&gt; yang ada di wilayah Kecamatan Tanjungsiang             Subang sebenarnya cukup potensial kalaulah dikembangkan dan dikelola oleh dinas terkait             dalam hal teknis pembuatan dan pemasarannya. Apalagi bila disokong dengan bantuan dana dan             dihimpun dalam suatu wadah usaha yang mapan, seperti koperasi atau lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Salah satu perajin yang berhasil ditemui, Ahmad Baiquni dan putranya, Yudi Hifli ketika             menjajakan hasil kerajinannya di acara panen padi hasil perpaduan teknologi Primatani oleh             Gubernur Jabar yang diwakili Asda II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Wawan Ridwan di Desa             Sindanglaya, Tanjungsiang, Senin (23/7), tidak bisa berbicara banyak tentang nasib             usahanya. "Ya beginilah nasib perajin kecil dan bisa dagang di sini pun atas ajakan             petugas penyuluh pertanian," kata Ahmad mengawali pembicaraan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Ahmad sudah terbilang lama bergelut dalam usaha pembuatan kerupuk dengan nama 3 putra.             Namun melihat lingkungan tempat tinggalnya di Kampung Cikadu Desa/Kec. Tanjungsiang banyak             yang bisa membuat &lt;i&gt;sarangka &lt;/i&gt;dan pandai besi tetapi tidak pernah maju dan berkembang,             ditambah banyaknya anak-anak yang putus sekolah termasuk anaknya sendiri, ia pun beralih             profesi. "Dari sinilah saya tertarik hingga bisa merekrut 20 orang dengan modal nekat             mengajukan kredit ke BRI dengan jaminan rumah. Tetapi sekarang juga tetap bingung karena             bunga yang cukup besar dan kesulitan dalam pemasaran," kata dia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Usaha yang dirintisnya ini baru berjalan beberapa bulan, tetapi hasil produksinya             terhitung lumayan. Dengan modal dan peralatan yang sangat sederhana untuk 1 pandai mampu             menghasilkan 60 golok berbagai jenis, sedangkan perah atau &lt;i&gt;sarangka&lt;/i&gt;-nya bisa lebih.             Dia menceritakan dengan gamblang tentang kendala yang dihadapinya terutama mengenai             masalah permodalan yang sangat minim, sehingga masih memerlukan suntikan dana untuk             tambahan modal kerja dan pembelian alat. "Coba saja Pak, harga alat slep atau untuk             menghaluskan golok, parang dan lainnya hanya bisa berumur 3-4 bulan saja, sementara             harganya cukup mahal mencapai Rp 500 ribu, "ujar Ahmad.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Bahan baku yang digunakan untuk membuat golok adalah dari besi per bekas kendaraan.             Sedangkan untuk perah atau &lt;i&gt;sarangka-&lt;/i&gt;nya terbuat dari kayu. Kadang-kadang untuk             produk ini bisa dibuat dari bahan tulang/tanduk tergantung pesanan. Saat ini, menurutnya,             agak sulit mencari bahan baku karena memang besi baja sedang mahal. Kalaupun terpaksa,             dikaitkan dengan hasil produksinya jelas akan memberatkan konsumen, kecuali bila memang             hasil pemesanan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Untuk masa-masa awal, pemasaran produk rekaan Ahmad, dilakukan dengan cara menjajakan             langsung dari rumah ke rumah di wilayah Subang dan sekitarnya seperti Cikampek, Karawang             dan Indramayu. Ia bersyukur, saat ini banyak yang memesan dalam jenis &lt;i&gt;lux&lt;/i&gt; yakni             dengan pegangan tanduk dan &lt;i&gt;sarangka&lt;/i&gt;-nya dibalut aneka aksesoris.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;”Tapi pesanan seperti ini jarang terlayani karena sangat terbatas dan minimnya             modal. Untuk satu produk saja mencapai lebih dari Rp 200 ribu dan bila dijual Rp 250 ribu,             ya pas-pasan, "ungkapnya sambil mencontohkan golok yang diberikan Bupati kepada Asda             II Pemprop Jabar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Sedangkan pegangan biasa yang berbentuk wayang golek dengan golok sedang dan kecil             harganya di bawah Rp 100 ribu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Keinginan kuat Ahmad Baiquni yang telah dipendamnya sejak lama adalah lahirnya suatu             ikatan antara perajin dengan perusahaan besar atau semacam bapak angkat. Ia juga             berkeinginan mendirikan koperasi agar dapat menerima dan menampung hasil produksi dari             tiap-tiap perajin yang cukup banyak di wilayah Tanjungsiang. Yang lebih penting, tentunya             diharapkan adanya perhatian dari dinas/instansi terkait dalam membina usahanya. (JU-14)***PR&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt; &lt;!-- --&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td class="boxgaris"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-8759396395147410592?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/8759396395147410592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=8759396395147410592&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/8759396395147410592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/8759396395147410592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/pengrajin-bedog-tanjumg-siang.html' title='PENGRAJIN &quot;BEDOG&quot; TANJUNG SIANG'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-794003468415919603</id><published>2007-08-01T09:52:00.000-07:00</published><updated>2007-08-01T10:27:41.864-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PARIWISATAhttp://www.blogger.com/img/gl.align.left.gif'/><title type='text'>Bermalam di keindahan Bumi Parahiyangan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Shinta Dewi Mahara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table style="width: 675px; text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: auto; height: 1560px;" border="0" cellpadding="2" cellspacing="2"&gt;   &lt;caption&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2&gt;Bermalam di Keindahan Bumi Parahyangan&lt;/h2&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/caption&gt;   &lt;tbody&gt;   &lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a href="mailto:nch@eljohn.co.id"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perjalanan wisata di Jawa Barat penuh dengan eksotika pemandangan alam yang memikat. Jarak satu kota dengan kota lain di propinsi ini amat berdekatan dan dapat ditempuh dalam hitungan jam saja. Namun, tak ada salahnya jika sesekali bermalam di salah satu kota. Sebuah pengalaman baru yang menakjubkan akan Anda rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciater Spa and Resort&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="" src="http://www.wisatanet.com/images/story/0000000033_gb3_03.jpg" align="left" border="1" /&gt; Pemberhentian pertama kami di kota Subang adalah sebuah resor yang terletak di Jl Raya Ciater. Namanya Ciater Spa and Resort. Tempat ini merupakan sarana wisata keluarga yang sangat bagus. Udara dingin plus hujan rintik yang masih terus membasahi kota Subang, sempat membuat kami menggigil kedinginan. Pasalnya, suasana Jakarta yang panas, membuat kami tak terbiasa dengan hawa dingin Subang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciater Spa and Resort sendiri merupakan kawasan yang terletak tidak jauh dari Gunung Tangkuban Perahu. Lokasi yang strategis, membuatnya menjadi salah satu tujuan wisatawan saat berkunjung ke obyek wisata Gunung Tangkuban Perahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di resor ini, selain kolam rendam air hangat, juga disediakan fasilitas spa yang menggunakan air hangat. Selain itu, untuk mereka penggemar perang-perangan, dapat menyalurkan hobi anda di arena Paint Ball. Untuk anda penggemar offroad, anda dapat mengadu nyali anda pada track Go Kart yang telah di set sedemikian rupa. Bahkan, pengunjung, bisa melakukan relaksasi yang merupakan fasilitas dari Ciater Spa and Resort. Berupa terapi dengan menggunakan sumber air panas yang mengandung belerang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan mereda ketika hari sudah gelap. Meski begitu, kami tetap memaksakan diri keluar dari kawasan resor untuk menjelajah dunia malam Subang. Ternyata sepanjang jalan yang kami temui hanyalah jalanan yang kosong. Makanya, baru setengah perjalanan menurun, akhirnya kami memutuskan untuk kembali lagi menuju Ciater Spa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="" src="http://www.wisatanet.com/images/story/0000000033_gb2_02.jpg" align="right" border="1" /&gt; Tak ada kegiatan yang kami lakukan di resor ini. Jalan-jalan yang kami lakukan hanya mengitari seputar resor untuk melihat beberapa fasilitas yang tersedia. Namun, hanya kolam air hangat yang kami coba, pasalnya untuk fasilitas lain, seperti offroad, Paint Ball dan lain-lainnya, terhalang karena hujan. Malam itu, kami tidur lebih cepat, karena ingin lebih segar di keesokan harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampung Sampireun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampung Sampireun berdiri di atas tanah seluas 5 hektare, dengan pemandangan yang sungguh memanjakan diri. Dijamin, lelah yang terasa di sepanjang perjalanan akan terbayar penuh dengan pemandangan yang ada di Sampireun. Suara gemercik air, dan sayup-sayup terdengar suara alunan gamelan khas Sunda, hingga pantulan cahaya obor pada malam hari membuat suasana semakin romatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="" src="http://www.wisatanet.com/images/story/0000000033_gb1_01.jpg" align="left" border="1" /&gt; Kampung Sampireun terletak 1.500 mdpl dan memang dirancang untuk membuat orang yang menginap melupakan sibuknya dunia kota dan menikmati keheningan desa di tengah danau. Sampireun memiliki 14 cottage dan sebuah bungalow khas Sunda. Semua cottage dibangun di atas danau dengan menggunakan bahan-bahan yang alami, mulai dari atap rumbia serta semua perabotan yang dibuat dari bambu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam harinya, minuman khas Sunda Sekoteng menemani kami. Uniknya, minuman tersebut diantar langsung ke tempat tamu yang menginap dengan sampan. Memang, di atas sampan itu terdapat seorang koki, seorang pemain kecapi, pemain suling dan yang mendayung sampan. Travel Club&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" align="right"&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;input name="kirim" value=" " class="button_kirim" style="width: 25px;" onclick="open ('travel_wisataku_kirim.php?id=33&amp;ringkasan=','_blank','scrollbars=yes,resizable=yes,width=640,height=480,top=10,left=10');" type="button"&gt;     &lt;input name="kirim" value=" " class="button_cetak" style="width: 25px;" onclick="open ('travel_wisataku_print.php?id=33&amp;ringkasan=','_blank','scrollbars=yes,resizable=yes,width=640,height=640,top=10,left=10');" type="button"&gt;&lt;/span&gt;    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;  &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-794003468415919603?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.wisatanet.com/travel_wisataku.php?kode=1&amp;id=33' title='Bermalam di keindahan Bumi Parahiyangan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/794003468415919603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=794003468415919603&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/794003468415919603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/794003468415919603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/08/bermalam-di-keindahan-bumi-parahiyangan.html' title='Bermalam di keindahan Bumi Parahiyangan'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-1993214035339904094</id><published>2007-06-05T00:50:00.000-07:00</published><updated>2007-06-05T02:04:52.610-07:00</updated><title type='text'>FROFIL</title><content type='html'>Shinta Dewi Maharani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUBANG - PROFIL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebet dan Kesenian Gembyung&lt;br /&gt;”Yang jelas, saya ingin mengangkat kesenian tradisional Sunda, terutama kesenian Gembyung. Sebab, Gembyung itu merupakan seni buhun (jaman baheula) yang harus kita lestarikan keberadaannya.” Demikian ungkap Bebet Sulaiman mengenai latar belakangnya memperkenalkan kembali kesenian Gembyung ke masyarakat.Singkat, tegas, dan pasti, begitulah memang gaya pria satu ini jika menjawab pertanyaan.&lt;br /&gt;Kesenian Gembyung yang merupakan kesenian tradisional Subang memang beberapa dekade ini telah hilang dari permukaan, akibat maraknya kesenian-kesenian modern. Oleh karena itu, sebagai orang Sunda, Bet Sonlie demikian nama beken Bebet di grup Gembyungnya -- merasa tergugah untuk melestarikan kesenian tradisional warisan leluhur tersebut.&lt;br /&gt;”Sekarang ini kan kita selalu kalah oleh organ tunggal dan seni modern lain. Untuk itu saya merasa berkewajiban untuk memperkenalkan kesenian tradisional Sunda, terutama Gembyung ini kepada generasi muda,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Sebagai bentuk kecintaannya terhadap kesenian tradisional Gembyung, bersama rekan-rekan sesama karyawan di Pemkab Subang, Bebet membentuk sebuah paguyuban. Paguyuban tersebut diberi nama Paguyuban Gembyung ”Dangiang Dongdo” dan sudah berdiri sejak tiga tahun lalu. ”Alhamdulillah sejak itu Gembyung mampu berkembang lagi,” kata suami Ati ini menjelaskan.&lt;br /&gt;Menurut pengakuannya, dia sendiri mendirikan paguyuban Gembyung ini terinspirasi oleh kelompok Gembyung dari Gembor, Kec. Pagaden. Ketika itu, kelompok Gembyung tersebut terdiri dari para pria yang usianya sudah menjelang maghrib. ”Namanya juga aki-aki, suara mereka itu pasti kurang enakeun,” tegas Bebet.&lt;br /&gt;Kesenian Gembyung sendiri menurut Bebet awalnya merupakan media penyebaran agama Islam oleh para wali di wilayah Kab. Subang. Maka dari itu, tembang yang mengiri Gembyung adalah shalawatan.&lt;br /&gt;”Tapi karena kita ingin agar Gembyung ini diterima semua lapisan masyarakat, maka kita modifikasi. Kita sesuaikan dengan jaman sekarang ini. Yang tadinya shalawatan, sekarang diganti lagu-lagu Sunda dan sejenisnya,” katanya.&lt;br /&gt;Berkat usahanya melestarikan kesenian Gembyung ini, Bebet beserta rekan-rekan di ”Dangiang Dongdo” kerap diundang dalam acara-acara penting. Tidak hanya di wilayah Kab. Subang, Bebet juga pernah diundang Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) Republik Indonesia . ”Waktu itu kita diundang dalam acara serah-terima jabatan di Dephankam. Acaranya sendiri digelar di Ancol,” kata pria asli Subang kelahiran Januari 1956 ini.&lt;br /&gt;Satu hal yang berkesan baginya dalam acara itu, tiga petinggi Dephankam ikut ngibing dengan diiringi musik Gembyung-nya. ”Saya sampai tidak percaya, padahal mereka itu pangkatnya sangat tinggi. Bahkan saya sampai nangis karena terharu,” ceritanya mengenang acara tersebut.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, pada 28 April 2007 mendatang juga, Bebet akan mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Barat. Penghargaan tersebut akan dia terima berkat jasanya dalam melestarikan kesenian tradisional Sunda.&lt;br /&gt;Kecintaannya terhadap budaya tradisional Sunda juga tidak hanya diwujudkan dalam kesenian Gembyung. Di padepokan tempat tinggalnya, dia membuat Saung Seni Budaya. Di saung tersebut dia memamerkan beragam perlengkapan tradisional Sunda. ”Ya ada dulang, uluku, dan alat-alat tradisional Sunda lainnya. Saya coba kenalkan ke para pemuda bahwa para leluhur kita dulu menggunakan alat tradisional seperti ini. Ya kalau anak-cucu kita kelak bertanya tentang alat dan seni tradisional Sunda, kita bisa menjelaskan dan memperlihatkannya,” terangnya.&lt;br /&gt;Satu kelompok seni Gembyung sendiri terdiri atas 17 orang dengan alat-alat yang berjumlah banyak pula. Alat-alat tersebut adalah terbang (rebana besar), goong, kendang, dan bedug. ”Ya hampir menyaingi grup Jaipong lah,” candanya. Kesenian rakyat ini biasa dipentaskan dalam upacara-upacara adat seperti mapag cai dan ruatan bumi. (JU-09)***PR&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-1993214035339904094?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/1993214035339904094/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=1993214035339904094&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/1993214035339904094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/1993214035339904094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/06/frofil.html' title='FROFIL'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-6191024011660686580</id><published>2007-06-05T00:15:00.000-07:00</published><updated>2007-07-24T20:31:43.788-07:00</updated><title type='text'>PROFIL</title><content type='html'>&lt;div&gt;Shinta Dewi Maharani&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&gt; SUBANG - PROFIL&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bebet dan Kesenian Gembyung&lt;br /&gt;”Yang jelas, saya ingin mengangkat kesenian tradisional Sunda, terutama kesenian Gembyung. Sebab, Gembyung itu merupakan seni buhun (jaman baheula) yang harus kita lestarikan keberadaannya.” Demikian ungkap Bebet Sulaiman mengenai latar belakangnya memperkenalkan kembali kesenian Gembyung ke masyarakat.Singkat, tegas, dan pasti, begitulah memang gaya pria satu ini jika menjawab pertanyaan.&lt;br /&gt;Kesenian Gembyung yang merupakan kesenian tradisional Subang memang beberapa dekade ini telah hilang dari permukaan, akibat maraknya kesenian-kesenian modern. Oleh karena itu, sebagai orang Sunda, Bet Sonlie demikian nama beken Bebet di grup Gembyungnya -- merasa tergugah untuk melestarikan kesenian tradisional warisan leluhur tersebut.&lt;br /&gt;”Sekarang ini kan kita selalu kalah oleh organ tunggal dan seni modern lain. Untuk itu saya merasa berkewajiban untuk memperkenalkan kesenian tradisional Sunda, terutama Gembyung ini kepada generasi muda,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Sebagai bentuk kecintaannya terhadap kesenian tradisional Gembyung, bersama rekan-rekan sesama karyawan di Pemkab Subang, Bebet membentuk sebuah paguyuban. Paguyuban tersebut diberi nama Paguyuban Gembyung ”Dangiang Dongdo” dan sudah berdiri sejak tiga tahun lalu. ”Alhamdulillah sejak itu Gembyung mampu berkembang lagi,” kata suami Ati ini menjelaskan.&lt;br /&gt;Menurut pengakuannya, dia sendiri mendirikan paguyuban Gembyung ini terinspirasi oleh kelompok Gembyung dari Gembor, Kec. Pagaden. Ketika itu, kelompok Gembyung tersebut terdiri dari para pria yang usianya sudah menjelang maghrib. ”Namanya juga aki-aki, suara mereka itu pasti kurang enakeun,” tegas Bebet.&lt;br /&gt;Kesenian Gembyung sendiri menurut Bebet awalnya merupakan media penyebaran agama Islam oleh para wali di wilayah Kab. Subang. Maka dari itu, tembang yang mengiri Gembyung adalah shalawatan.&lt;br /&gt;”Tapi karena kita ingin agar Gembyung ini diterima semua lapisan masyarakat, maka kita modifikasi. Kita sesuaikan dengan jaman sekarang ini. Yang tadinya shalawatan, sekarang diganti lagu-lagu Sunda dan sejenisnya,” katanya.&lt;br /&gt;Berkat usahanya melestarikan kesenian Gembyung ini, Bebet beserta rekan-rekan di ”Dangiang Dongdo” kerap diundang dalam acara-acara penting. Tidak hanya di wilayah Kab. Subang, Bebet juga pernah diundang Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) Republik Indonesia . ”Waktu itu kita diundang dalam acara serah-terima jabatan di Dephankam. Acaranya sendiri digelar di Ancol,” kata pria asli Subang kelahiran Januari 1956 ini.&lt;br /&gt;Satu hal yang berkesan baginya dalam acara itu, tiga petinggi Dephankam ikut ngibing dengan diiringi musik Gembyung-nya. ”Saya sampai tidak percaya, padahal mereka itu pangkatnya sangat tinggi. Bahkan saya sampai nangis karena terharu,” ceritanya mengenang acara tersebut.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, pada 28 April 2007 mendatang juga, Bebet akan mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Barat. Penghargaan tersebut akan dia terima berkat jasanya dalam melestarikan kesenian tradisional Sunda.&lt;br /&gt;Kecintaannya terhadap budaya tradisional Sunda juga tidak hanya diwujudkan dalam kesenian Gembyung. Di padepokan tempat tinggalnya, dia membuat Saung Seni Budaya. Di saung tersebut dia memamerkan beragam perlengkapan tradisional Sunda. ”Ya ada dulang, uluku, dan alat-alat tradisional Sunda lainnya. Saya coba kenalkan ke para pemuda bahwa para leluhur kita dulu menggunakan alat tradisional seperti ini. Ya kalau anak-cucu kita kelak bertanya tentang alat dan seni tradisional Sunda, kita bisa menjelaskan dan memperlihatkannya,” terangnya.&lt;br /&gt;Satu kelompok seni Gembyung sendiri terdiri atas 17 orang dengan alat-alat yang berjumlah banyak pula. Alat-alat tersebut adalah terbang (rebana besar), goong, kendang, dan bedug. ”Ya hampir menyaingi grup Jaipong lah,” candanya. Kesenian rakyat ini biasa dipentaskan dalam upacara-upacara adat seperti mapag cai dan ruatan bumi. (JU-09)***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-6191024011660686580?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/6191024011660686580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=6191024011660686580&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/6191024011660686580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/6191024011660686580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/06/profil_05.html' title='PROFIL'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-5181979140044528532</id><published>2007-06-05T00:07:00.000-07:00</published><updated>2007-06-05T00:14:59.411-07:00</updated><title type='text'>E-IT Center Subang</title><content type='html'>Shinta Dewi Maharani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; SUBANG&lt;br /&gt;E-IT Center Subang&lt;br /&gt;DI SEBUAH lorong menuju Aula kantor Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten Subang yang terletak di lantai 2, terbentang satu garis pita merah lengkap dengan hiasan bunga. Pita tersebut dibentangkan tepat memotong lorong. Dengan begitu dapat diartikan bahwa tidak boleh ada orang yang melewati garis pita tersebut. Di dinding atas pintu Aula tepat depan lorong juga terlihat sebuah tulisan E- IT Center.&lt;br /&gt;Namun ternyata di sebuah ruangan yang terletak di sebelah kanan depan lorong tampak sejumlah pelajar tengah duduk melingkari meja. Di depan mereka terdapat sebuah perangkat komputer. Setelah dihitung, komputernya berjumlah 16. Para pelajar terlihat asyik menggunakan komputer yang sudah dilengkapi fasilitas internet tersebut.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, di ruangan yang satunya lagi, yakni yang sebelah kiri tampak dua pria berkebangsaan Korea . Mereka tengah asik menonton tayangan film yag diputar dengan menggunakan in-fokus pada layar di depannya. Terlihat juga seperangkat komputer di sana . ”Ini adalah ruang diskusi yang dilengkapi fasilitas teleconference, sehingga kita bisa menggunakannya untuk chatting (diskusi) dengan bertatap muka langsung dengan seluruh orang di dunia,” kata salah seorang pria Korea itu, yang kebetulan bernama Dr. Seo Young Chel.&lt;br /&gt;Begitulah suasana gedung baru Subang Education IT Center pada Kamis (5/4) pagi. Bentangan pita merah, para pelajar, dua pria Korea dan sebagainya sengaja diundang dalam rangka peresmian gedung tersebut.&lt;br /&gt;Subang IT Center merupakan program kerjasama antara Korea International Cooperation Agency (KOICA) dengan PT. Telkom Indonesia untuk membantu Pemerintah Kabupaten Subang dalam bidang teknologi informasi. Menurut staf ahli KOICA, Dr. Seo Young Chel, pembuatan Subang IT Center ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya minat masyarakat Subang terhadap internet. Sementara itu fasilitasnya sendiri sangat terbatas.&lt;br /&gt;Seo menjelaskan, Subang IT Center ini bisa mulai digunakan pada Mei mendatang. Semua orang bisa menggunakannya secara bebas dan gratis, karena tempat tersebut terbuka untuk umum. ”Bagi Pemda Subang, para pelajar dan mahasiswa, orang yang mau mencari kerja di internet, dan yang paling penting adalah mempromosikan Subang melalui layanan online,” kata Seo ditanya mengenai tujuan didirikannya IT Center ini.&lt;br /&gt;Fasilitas perangkat komputer yang ada di Subang IT Center ini merupakan bantuan dari KOICA. Sementara untuk fasilitas layanan internetnya dibantu dari PT. Telkom. General Manajer PT. Telkom Kandatel Subang, Rika menjelaskan, program ini merupakan bentuk kepedulian telkom terhadap pendidikan di Subang. ”Selama ini kita punya program IGTS untuk bidang pendidikan. Kita kerjasama dengan Depdiknas dengan fasilitas astinet. Nah ini juga bagian dari kepedulian kita terhadap pendidikan. Kebetulan yang ngadain Korea dan Bapeda,” tegas Rika.&lt;br /&gt;Rika menambahkan, dipakainya astinet untuk fasilitas di IT Center, karena sampai saat ini Subang menggunakan astinet. Menurutnya, pada triwulan ke-3 nanti baru akan menggunakan speedy. ”Kelebihan speedy itu harganya lebih murah,” jelasnya.&lt;br /&gt;Para pelajar yang sengaja diundang dalam acara peresmian Subang IT Center menyambut baik keberadaan IT Center tersebut. Bagi mereka, hal ini dapat membantunya dalam mengakses informasi. Apalagi internet di IT Center ini dapat digunakan secara gratis.&lt;br /&gt;Anggi, salah seorang siswi SMA Negeri 1 Subang mengatakan, program ini bagus karena dapat membantu kebutuhannya akan informasi. ”Ini berarti ada perkembangan, karena selama ini jumlah warnet di Subang sangat terbatas. Selain itu, kita juga harus ngantri menunggu lama. Ya, dengan adanya IT Center ini mudah-mudahan semua orang dapat terbantu dalam mengakses informasi,” katanya.&lt;br /&gt;Namun sebagai warga Indonesia , Anggi beserta teman-temannya merasa miris mengapa yang mendirikan IT Center ini harus orang Korea . ”Itu yang jadi pertanyaan, mengapa harus orang Korea ?” tanya mereka.(JU-12)***PIKIRAN RAKYAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-5181979140044528532?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/5181979140044528532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=5181979140044528532&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/5181979140044528532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/5181979140044528532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/06/e-it-center-subang.html' title='E-IT Center Subang'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-4465920992308178345</id><published>2007-06-05T00:02:00.000-07:00</published><updated>2007-06-05T00:06:53.373-07:00</updated><title type='text'>Berita Subang</title><content type='html'>&gt; SUBANG&lt;br /&gt;Lahan Kritis Capai 10.000 HektareSelamatkan Hutan Subang&lt;br /&gt;BERBAGAI komunitas lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang peduli dan bergerak terhadap lingkungan hidup di kabupaten Subang mendesak pemerintah setempat untuk menyelamatkan hutan. Terutama hutan dan kawasan yang sudah gundul akibat perambahan liar tempo dulu sehingga menjadi lahan kritis. Apalagi jumlahnya masih cukup besar mencapai lebih dari 10.000 hektare .&lt;br /&gt;Selain itu, pengawasan dari instansi terkait perlu terus-menerus dilakukan terutama dalam penggunaan lahan terbuka sebagaimana yang tertuang dalam peraturan daerah (Perda). Termasuk dalam pemberian izin dan pembangunan pabrik maupun perusahaan yang bergerak di bidang perumahan, restoran, maupun wisata di kawasan perkebunan atau kehutanan.&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Ketua Pelaksana Harian Komite Daerah Aliran Sungai dan Lingkungan Hidup (Komdas-LH) Kab. Subang, Hendi Sukmayadi berkaitan dengan masih luasnya lahan kritis dan menjelang peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2007.&lt;br /&gt;”Kita masih prihatin dengan kondisi hutan Subang dan rekan-rekan LSM yang tergabung di Komdas LH terus berusaha menyelamatkan sekaligus mendesak Pemkab Subang. Tanpa ada ketegasan dan dukungan dari legislatif serta eksekutif kita tidak bisa berbuat apa-apa, ” ujarnya.&lt;br /&gt;Menurut Hendi, pengungkapan Subang memiliki lahan kritis cukup luas ini mungkin saja banyak yang tidak percaya. Sebab, dari arah manapun masuk ke Subang tampak pemandangan yang hijau. ” Lewat Lembang, Bandung begitu indah alam pegunungan hingga memasuki kota Subang. Jika datang dari arah Jakarta, akan tampak jajaran pohon karet yang rapi sepanjang perjalanan menuju Subang. ,” kata Hendi.&lt;br /&gt;Ternyata di balik itu terdapat ribuan hektare lahan kritis dan telantar di 14 kecamatan dari 22 kecamatan yang ada di Subang. Tahun 2006 kecamatan yang paling luas dan rawan terletak di wilayah Cijambe seluas 4.745 hektare. Cisalak 1.631 hektare, dan Sagalaherang mencapai 800 hektare, sementara daerah lainnya di bawah 500 hektare, terutama di wilayah Subang tengah, dan barat.&lt;br /&gt;Menjadi Prioritas&lt;br /&gt;Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten, Ir. H. Samsuddin membenarkan adanya kerusakan hutan dan kebun hingga menjadi lahan kritis di wilayah kerjanya. Semua yang disebutkan benar dan telah menjadi prioritas garapan setiap tahunnya. ”Namun, sudah barang tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan,” katanya.&lt;br /&gt;Dia mengungkapkan keberhasilan menyelamatkan hutan kritis sejak tahun 2004 sudah mulai terasa hasilnya, semula 12.984 hektare menjadi 10.697,3 hektare pada tahun 2005 dan tahun 2006 berkurang kembali menjadi 9.702,3 hektare. Tahun 2007 ini diharapkan bisa tergarap 2.325 hektare lebih lewat gerakan penghijauan, gerakan rehabilitasi lahan kritis dan hutan rakyat,” jelas Ir. H. Samsuddin.&lt;br /&gt;Bahkan yang menggembirakan, katanya, adanya perkembangan hutan rakyat dari semula hanya 8.215 hektare pada tahun 2004 menjadi 10.855 hektare pada tahun 2006. Dari data ini, kata† Kadishutbun, pihaknya tidak berpangku tangan termasuk bekerja sama dengan LSM dan masyarakat di sekitar hutan dan perkebunan. Sesuai pula dengan program di antaranya, usaha kehutanan dan perkebunan, pelestarian sumber daya alam dan rehabilitasi lahan kritis seperti penertiban, penataan dan pemeliharaan hutan kota Ranggawulung, penghijauan di sekitar mata air.&lt;br /&gt;Berkaitan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LSM dan komunitas masyarakat serta mahasiswa, pelajar, dan pramuka akan melakukan aksi di halaman Wisma Karya Jln. A. Yani, Subang lewat orasi dan aksi teatrikal serta media massa. ”Kita sudah berembuk dengan rekan-rekan yang difasilitasi Komdas LH untuk kegiatan tersebut. Sebab momen peringatan sangat penting untuk mengingatkan dan menyadarkan masyarakat terhadap lingkungan,” kata Indra Gumilang. Sekretaris Pelaksana peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia di Subang. (JU-14)***PIKIRAN RAKYAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-4465920992308178345?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/4465920992308178345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=4465920992308178345&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4465920992308178345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4465920992308178345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/06/berita-subang.html' title='Berita Subang'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-4206406050486059984</id><published>2007-06-03T20:52:00.001-07:00</published><updated>2007-06-03T22:21:04.005-07:00</updated><title type='text'>PROFIL</title><content type='html'>&gt; SUBANG - PROFIL&lt;br /&gt;Dalang SumitraHarus Punya Ciri Khas&lt;br /&gt;”Selain latihan secara rutin dan berpengetahuan luas, seorang dalang juga harus punya ciri khas dan karakter sendiri. Jangan pernah ikut-ikutan gaya dalang lain.” Begitu tegas Sumitra, seorang dalang senior asal Subang saat ditemui di kediamannya di Dusun Bantar Desa Karangsari Binong, Rabu (18/4).&lt;br /&gt;Ungkapan tersebut merupakan penilaian Sumitra terhadap prestasi dalang saat ini. Menurutnya, melemahnya prestasi dalang terutama di Subang justru akibat ikut-ikutan meniru gaya dalang lain. Apalagi banyak dalang yang ikut-ikutan gaya dalang Bandung. Padahal menurutnya, dari segi logat saja, antara Bandung dan Subang sudah jauh berbeda.&lt;br /&gt;”Belajar dari dalang lain harus, namun jangan ngejiplak. Ini mah gaya Asep Sunandar atau Dede Amung dijiplak, padahal belum tentu pantas baginya. Mungkin bagi sebagian orang hal tersebut dianggap wajar-wajar saja, namun bagi mereka yang mengerti perdalangan justru itu tidak boleh,” tuturnya.&lt;br /&gt;Lelaki kelahiran Subang 60 tahun silam ini mengaku sudah sejak tahun 1972 dia manggung sendiri sebagai dalang. Bersama grup wayang golek ”Gentra Bale Bandung I” yang dipimpinnya, dia kerap mentas di sejumlah kota di luar Subang. ”Mentas itu ke mana-mana. Brebes, Kuningan, Bekasi, dan daerah lain di Jawa Barat mah sudah hampir tahu siapa Bapak,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Sebelum dia bisa mentas sendiri, Sumitra mengaku kalau dirinya hanya ikut-ikutan bersama dalang Casim. Bakatnya sendiri dia turunkan dari sang Bapak, dalang Nedi yang merupakan dalang kondang di zamannya. ”Pun Bapak sejak tahun 1940-an sudah jadi dalang,” katanya.&lt;br /&gt;Meski kini usianya sudah tidak muda lagi, tawaran mangggung masih terus mengalir. Bahkan ketika ”PR” hendak mewawancarainya pun, dia tidak pernah punya waktu luang. ”Selalu sibuk,” katanya memberi alasan. Karena baginya, profesi dalang itu berbeda dengan profesi lain. Dalang tidak ada pensiunnya. Selama dia masih mampu, selama itu pula dia mementaskan wayang.&lt;br /&gt;Warisan bakat dari sang Bapak dan sering ikut mentas bersama dalang Casim itulah yang telah mengantarkan lelaki dua anak ini memperoleh gelar juara di tingkat Jawa Barat pada tahun 1984. Sumitra mengaku dirinya hanya satu kali ikut lomba, dan langsung jadi juara. Menurut dia, dalam dunia pedalangan ada sistem yang berbeda dengan lomba-lomba di dunia lain. ”Setelah jadi juara, kita tidak boleh ikut lomba lagi. Paling kita jadi juri pada lomba berikutnya. Itu yang berbeda dengan bidang lain,” jelasnya.&lt;br /&gt;Kendati pernah jadi juara di tingkat Jawa Barat dan sekarang diangkat sebagai sesepuh dalang di Kab. Subang, Sumitra mengaku dia sama sekali tidak sekolah pewayangan. Dirinya hanya belajar secara autodidak dari sang Bapak dan dalang Casim. ”Belajarnya autodidak, tidak sekolah seni atau pewayangan,” kata suami Hj. Mariam yang mengaku menjadi dalang bukan merupakan cita-citanya sejak kecil. (JU-12)***PIKIRAN RAKYAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-4206406050486059984?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/4206406050486059984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=4206406050486059984&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4206406050486059984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4206406050486059984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/06/profil_03.html' title='PROFIL'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-3246456532345315208</id><published>2007-06-03T20:52:00.000-07:00</published><updated>2007-06-03T20:55:44.580-07:00</updated><title type='text'>PROFIL</title><content type='html'>&gt; SUBANG - PROFIL&lt;br /&gt;K.H. HidayatPendidikan Gratis&lt;br /&gt;BAGI kalangan ulama, kiai, dan santri di Kab. Subang, nama Pondok Pesantren (pontren) Al-Hidayah sudah tidak asing lagi. Pondok pesantren yang terletak di sebuah kampung di Desa Munjul Kec. Pagaden Kab. Subang tersebut didirikan oleh seorang kiai bernama K.H. Hidayat atau yang lebih terkenal dengan nama K.H. Dayat pada tahun 1992.&lt;br /&gt;Konsep pendidikan yang serba gratis termasuk biaya makan sehari-hari menjadi salah satu alat yang mempermudah terkenalnya nama pontren tersebut. Bagaimana tidak, di tengah-tengah zaman serba mahal seperti sekarang ini, termasuk pendidikan, K.H. Hidayat mampu mendidik para santrinya tanpa bayaran sepeserpun.&lt;br /&gt;”Niat saya mendirikan tempat ini lillahi taa, semata-mata demi kesejahteraan umat,” katanya saat ditemui di kediamannya di Kampung Sanding RT 09 RW 05 Desa Munjul Kec. Pagaden Subang.&lt;br /&gt;Menurutnya, yang melatarbelakangi berdirinya pontren tersebut adalah keadaan di masyarakat yang masih ada orang-orang yang perlu bantuan, baik secara ekonomi maupun ilmu. Apalagi dalam keadaan yang kini serba-sulit. Merasa mampu secara ekonomi dan ilmu, dia pun mendirikan pontren yang pada awalnya hanya berjumlah dua kamar ditambah musala.&lt;br /&gt;Hingga kini, jumlah santri yang pernah menimba ilmu di pontren tersebut sudah ratusan. Mereka berasal dari Subang dan sejumlah daerah di Indonesia, seperti Lampung, Jambi, Banten, Purwakarta, Indramayu, dan Cirebon.&lt;br /&gt;Sejak berdiri pada 1992, K.H. Hidayat mengaku sudah dua kali membuat bangunan pontren. Namun semua dana dia tanggung sendiri. ”Paling bantuan alat-alat dan bahan bangunan seperti kayu dan bambu dari tetangga sekitar. Alhamdulillah tetangga di sini baik yang dekat maupun yang jauh peduli juga,” katanya.&lt;br /&gt;Sistem pengajaran yang diterapkan di pontren yang dipimpinnya adalah sistem pengajaran kebanyakan pontren salaf. Mengaji Alquran dan kitab kuning merupakan rutinitas para santrinya. Meski begitu, bukan berarti pengajaran modern ditolaknya. Bahkan pihaknya bekerjasama dengan SMKN 2 Subang mendirikan sekolah jarak jauh.&lt;br /&gt;Yang menjadi konsentrasi program kerjasama itu adalah bidang budidaya ternak. ”Alhamdulillah tahun ini ada 8 murid yang ikut program tersebut,” kata pria kelahiran 10 Agustus 1942 tersebut.&lt;br /&gt;Satu kendala program kerja sama tersebut menurut suami Siti Tini Wartini, yakni tidak adanya sarana bangunan yang memadai. Untuk itu, ke depannya pihaknya akan menyediakan tanah sebagai lahan bangunan, sementara biaya pembangunannya sendiri dari pihak SMKN 2.&lt;br /&gt;Dibantu empat pengajar lain, K.H. Hidayat kini mendidik sekitar 80 santri putra dan putri. Setiap harinya dari pagi hingga malam, ia mendidik para santrinya dengan ikhlas. Tidak hanya pendidikan berupa pengajaran, tetapi pendidikan hidup tentang konsep pendidikan gratisnya.&lt;br /&gt;Kepada pemerintah, K.H. Hidayat hanya mengimbau agar lebih bijaksana, terutama menyangkut kepedulian pemerintah terhadap rakyat yang miskin. Begitu juga terhadap para hartawan agar bersikap lebih dermawan. ”Jika kita saling bantu, kesejahteraan umat pun akan tercapai. Tidak akan ada lagi istilahnya kemiskinan. Makanya pemerintah lebih bijaksanalah,” ujarnya di akhir pembicaraan.(JU-12).***PIKIRAN RAKYAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-3246456532345315208?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/3246456532345315208/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=3246456532345315208&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3246456532345315208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/3246456532345315208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/06/profil.html' title='PROFIL'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-8271673368095945128</id><published>2007-06-03T20:03:00.000-07:00</published><updated>2007-06-03T20:41:02.133-07:00</updated><title type='text'>Berita</title><content type='html'>&gt; SUBANG&lt;br /&gt;Masyarakat tak Sabar MenantiPembangunan Tol Cipal (116 km) Ditaksir Rp 500 Miliar&lt;br /&gt;MASYARAKAT yang memiliki lahan di kawasan yang dilewati rencana jalan tol Cikampek-Palimanan, kini berada dalam penantian yang membingungkan karena ketidakjelasan kapan pelaksanaan pembebasan tanah tiba. Menurut sebuah sumber, sudah ada edaran yang seolah membekukan lahan sehingga mereka ragu untuk menarik manfaat optimal dari lahan milik mereka sendiri.&lt;br /&gt;Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda Kab. Subang, Sumasna ST.MUM, membenarkan bahwa rencana pembangunan tol yang menyita sepanjang 44 km melewati Kab. Subang itu akan dimulai pada bulan Maret tahun ini. Dia mengatakan, berbeda dengan di kawasan lain yang selalu terhambat oleh dukungan masyarakat, justru pemilik lahan di Subang kebanyakan menyambut gembira rencana pembebasan tanah mereka.&lt;br /&gt;Sebagaimana ditetapkan pemerintah pusat melalui proses tender tahun 1997, bertindak selaku investor pemenang untuk tol Cikampek-Palimanan ini adalah Bukaka Grup. Namun, sampai saat ini, belum ada tanda-tanda bahwa perusahaan tersebut akan segera memulai aktivitasnya. ”Saya kira soal perusahaannya tidak akan ada perubahan, karena tidak akan ada tender ulang,” kata Sumasna.&lt;br /&gt;Di pihak lain, informasi yang beredar bahwa Bukaka Grup belum segera turun ke lapangan karena masih menyelesaikan persoalan internal mereka. Konon, ada perubahan pemilik saham yang melibatkan perusahaan dari negara jiran, Malaysia.&lt;br /&gt;Berkaitan dengan dugaan adanya kesulitan pembiayaan, Sumasna menyatakan tidak mengetahui sejauh itu. Dia mengatakan, biaya pembangunan jalan tol Cipal ini memang sangat besar, ditaksir sekitar Rp 500 miliar untuk 116 km. Biaya ini tentu saja menjadi beban investor. Sumasna menyatakan belum melihat adanya anggaran dari pemerintah pusat untuk projek ini yang tercantum dalam APBN.&lt;br /&gt;Tidak sabar&lt;br /&gt;Masyarakat yang dilewati jalan tol, sejak awal memang menyambut baik rencana pemerintah tersebut karena akan memberikan banyak manfaat bagi warga Subang, terutama dengan dampak ikutannya berupa pembangunan kawasan industri yang akan banyak menyerap tenaga kerja dari Subang. ”Kami sangat mendukung, dan sudah siap melepaskan tanah kami, sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Usep Karnedi salah seorang tokoh masyarakat di Purwadadi.&lt;br /&gt;Sementara kebanyakan pemilik lahan merasa kesulitan dengan ketidakjelasan waktu pembebasan. Sebagian besar lahan yang akan dilalui jalan tol adalah lahan perkebunan dengan tanaman keras, di antaranya rambutan. Ketidakpastian itu membuat mereka tidak berani mengambil langkah pemanfaatan yang berjangka panjang terhadap lahan.&lt;br /&gt;”Kami tidak bisa melakukan peremajaan tanaman yang sudah tidak produktif lagi. Tanaman kami kan banyaknya yang memerlukan waktu lama untuk diambil hasilnya. Misalnya, pohon rambutan ditebang dan kemudian menanam lagi, kami takut belum juga berbuah sudah dibebaskan. Jadi, mubazir membeli bibit atau memelihara tanaman,” kata seorang warga yang tidak mau disebutkan identitasnya.&lt;br /&gt;Dia menambahkan, di lapangan ada patok-patok yang katanya untuk jarak tertentu dari patok itu tidak boleh diapa-apakan karena akan segera dibebaskan. ”Kalau tidak jadi, kita kan rugi waktu. Berapa tahun ini dari rencana dulu,” ujarnya. (JU-14)***PIKIRAN RAKYAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-8271673368095945128?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/8271673368095945128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=8271673368095945128&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/8271673368095945128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/8271673368095945128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/06/berita.html' title='Berita'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-7248286192361069442</id><published>2007-06-01T04:07:00.000-07:00</published><updated>2007-06-01T04:10:30.636-07:00</updated><title type='text'>ESTU SUBANG</title><content type='html'>&lt;h1 style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kabupatén Subang&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;  &lt;h3 style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ti Wikipédia, énsiklopédi bébas&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Luncat ka: &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Subang#column-one"&gt;navigasi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Subang#searchInput"&gt;sungsi&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 310pt; margin-left: 12pt; font-family: arial;" border="0" cellpadding="0" width="413"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="2" style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;"&gt;Kabupatén Subang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="2" style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color gray; border-width: medium medium 3pt; padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Gambar:Lambang_Subang.jpg" title=""&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;    &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;    &lt;v:formulas&gt;     &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;     &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;     &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;     &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;     &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;     &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;     &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;    &lt;/v:formulas&gt;    &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;    &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt;   &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://su.wikipedia.org/wiki/Gambar:Lambang_Subang.jpg" title="&amp;quot;&amp;quot;" style="'width:60pt;height:75pt'" button="t"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\server\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/su/thumb/2/2d/Lambang_Subang.jpg/80px-Lambang_Subang.jpg"&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/server/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.jpg" shapes="_x0000_i1026" border="0" height="100" width="80" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Lambang Kabupatén Subang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="2" style="border-style: none none solid; border-color: -moz-use-text-color -moz-use-text-color gray; border-width: medium medium 3pt; padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Gambar:Locator_kabupaten_subang.png" title="Gambar:Locator_kabupaten_subang.png"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="Gambar:Locator_kabupaten_subang.png" href="http://su.wikipedia.org/wiki/Gambar:Locator_kabupaten_subang.png" title="&amp;quot;Gambar:Locator_kabupaten_subang.png&amp;quot;" style="'width:182.25pt;" button="t"&gt;    &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\server\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image002.png" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/su/4/44/Locator_kabupaten_subang.png"&gt;   &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/server/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.jpg" alt="Gambar:Locator_kabupaten_subang.png" shapes="_x0000_i1027" border="0" height="171" width="243" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Peta lokasi Kabupatén Subang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Motto&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rakyat Subang Gotong Royong   Subang Maju&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Propinsi" title="Propinsi"&gt;Propinsi&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat" title="Jawa Barat"&gt;Jawa Barat&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;" valign="top"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Ibukota" title="Ibukota"&gt;Ibukota&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;" valign="top"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Subang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Lega Wilayah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2.051,76 km²&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kordinat" title="Kordinat"&gt;Kordinat&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;107” 31’ - 107” 54’ bujur   wétan jeung 6” 1’ - 6” 49’ lintang kidul&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Pangeusi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; · Jumlah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1.407.000 (2003)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; · Kapadetan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;686 jiwa/km²&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Administratif&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; · &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kacamatan" title="Kacamatan"&gt;Kacamatan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;21&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; · &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/D%C3%A9sa" title="Désa"&gt;Désa&lt;/a&gt;/&lt;br /&gt;     &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kalurahan" title="Kalurahan"&gt;kalurahan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Dasar hukum&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Tanggal&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Bupati" title="Bupati"&gt;Bupati&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Daptar_kode_telepon_di_Indonesia" title="Daptar kode telepon di Indonesia"&gt;Kode area telepon&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;0260&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Dana_Alokasi_Umum" title="Dana Alokasi Umum"&gt;DAU&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rp. -&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td colspan="2" style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: center;" align="center"&gt;   &lt;hr style="height: 3px;" align="center" size="2" width="100%"&gt;   &lt;/div&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Situs   web resmi: &lt;a href="http://www.subang.go.id/" title="http://www.subang.go.id"&gt;http://www.subang.go.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kabupatén Subang&lt;/b&gt; mangrupakeun hiji &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n" title="Kabupatén"&gt;kabupatén&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Propinsi" title="Propinsi"&gt;Propinsi&lt;/a&gt; &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Jawa_Barat" title="Jawa Barat"&gt;Jawa Barat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Indon%C3%A9sia" title="Indonésia"&gt;Indonésia&lt;/a&gt;. Ibukotana nyaéta &lt;b&gt;Subang&lt;/b&gt;. Kabupatén ieu wawatesan jeung &lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Laut_Jawa&amp;action=edit" title="Laut Jawa"&gt;Laut Jawa&lt;/a&gt; di beulah kalér, &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Indramayu" title="Kabupatén Indramayu"&gt;Kabupatén Indramayu&lt;/a&gt; di beulah wétan, &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Sumedang" title="Kabupatén Sumedang"&gt;Kabupatén Sumedang&lt;/a&gt; di wétan kidul, &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Bandung" title="Kabupatén Bandung"&gt;Kabupatén Bandung&lt;/a&gt; di beulah kidul, sarta &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Purwakarta" title="Kabupatén Purwakarta"&gt;Kabupatén Purwakarta&lt;/a&gt; jeung &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Karawang" title="Kabupatén Karawang"&gt;Kabupatén Karawang&lt;/a&gt; di beulah kuloneunnana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="font-family: arial;" border="0" cellpadding="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="padding: 0.75pt;"&gt;   &lt;h2&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Daptar eusi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="toctoggle"&gt;[&lt;a href="javascript:toggleToc()"&gt;sumputkeun&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Subang#Babagian_Administratip"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;1&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Babagian Administratip&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Subang#Transportasi"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;2&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Transportasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Subang#Pangeusi"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;3&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Pangeusi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Subang#G.C3.A9ograpi"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;4&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Géograpi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Subang#.C3.89konomi"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;5&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Ékonomi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Subang#Pendidikan"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Subang#Pariwisata"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;7&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Pariwisata&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kabupat%C3%A9n_Subang#Tumbu_Luar"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;8&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Tumbu Luar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;h2 style="font-family: arial;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt; //&lt;![CDATA[  if (window.showTocToggle) { var tocShowText = "témbongkeun"; var tocHideText = "sumputkeun"; showTocToggle(); }  //]]&gt; &lt;/script&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a name="Babagian_Administratip"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Kabupat%C3%A9n_Subang&amp;action=edit&amp;amp;section=1" title="Édit bab: Babagian Administratip"&gt;édit&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Babagian Administratip&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kabupatén Subang kawengku ku 21 &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kacamatan" title="Kacamatan"&gt;kacamatan&lt;/a&gt;, nu kabagi deui kana sababaraha &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/D%C3%A9sa" title="Désa"&gt;désa&lt;/a&gt; jeung &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Kalurahan" title="Kalurahan"&gt;kalurahan&lt;/a&gt;. Puseur pamaréntahannana aya di Kacamatan &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Subang%2C_Subang" title="Subang, Subang"&gt;Subang&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a name="Transportasi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Kabupat%C3%A9n_Subang&amp;action=edit&amp;amp;section=2" title="Édit bab: Transportasi"&gt;édit&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Transportasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kabupatén ieu diliwatan ku jalur &lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Pantura&amp;action=edit" title="Pantura"&gt;pantura&lt;/a&gt;, sedengkeun ibukota Kabupatén Subangna mah henteu kaliwatan ku ieu jalur. Jalur pantura di Kabupatén Subang mangrupakeun salah sahiji jalur anu pangraména di &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Pulo_Jawa" title="Pulo Jawa"&gt;Pulo Jawa&lt;/a&gt;. &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; kacamatan nu aya dina jalur ieu diantarana &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Ciasem%2C_Subang" title="Ciasem, Subang"&gt;Ciasem&lt;/a&gt; jeung &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Pamanukan%2C_Subang" title="Pamanukan, Subang"&gt;Pamanukan&lt;/a&gt;. Kabupatén Subang oge diiliwatan ku jalur alternatif nuju ka &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Bandung&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;, &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Cirebon&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; atawa Tasikmalaya. Lintas Subang - &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Bandung&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; ngaliwatan Kalijati beuki dipikaresep ku &lt;i&gt;pengemudi&lt;/i&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Bandung&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; - Sumedang - Sadang ngaliwatan Wanayasa jeung Kota Subangna sorangan.&lt;/span&gt; sabab jalanna alus jeung bébas halangan, komo deui ti saprak dibukana Gerbang Tol Kaluar di daérah Sadang. Sisimpangan Jalancagak mangnrupakeun sisimpangan nu stratégis sabab ti sisimpangan ieu bisa nepi ka &lt;/p&gt;  &lt;h2 style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a name="Pangeusi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Kabupat%C3%A9n_Subang&amp;action=edit&amp;amp;section=3" title="Édit bab: Pangeusi"&gt;édit&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Pangeusi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pangeusi Subang umumna mangrupakeun &lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Suku_Sunda&amp;action=edit" title="Suku Sunda"&gt;Suku Sunda&lt;/a&gt;, nu ngagunakeun &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Basa_Sunda" title="Basa Sunda"&gt;Basa Sunda&lt;/a&gt; minangka bssa sapopoéna. Tapi sanaos kitu oge, sapalih wilayah di basisir mah pangeusina migunakeun &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Basa_Jawa" title="Basa Jawa"&gt;Basa Jawa&lt;/a&gt; &lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Dial%C3%A9k_Cirebon&amp;amp;action=edit" title="Dialék Cirebon"&gt;Dialék Cirebon&lt;/a&gt; (&lt;i&gt;Dermayon&lt;/i&gt;). Mayoritas pangeusi Kabupatén Subang ngagem ageman &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a name="G.C3.A9ograpi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Kabupat%C3%A9n_Subang&amp;action=edit&amp;amp;section=4" title="Édit bab: Géograpi"&gt;édit&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Géograpi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Beulah kidul wilayah Kabupatén Subang mangrupa dataran luhur/pagunungan, sedengkeun beulah kalérna mangrupa dataran handap nu nuju langsung ka Laut Jawa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a name=".C3.89konomi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Kabupat%C3%A9n_Subang&amp;action=edit&amp;amp;section=5" title="Édit bab: Ékonomi"&gt;édit&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Ékonomi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ku sabab kalolobaan pangeusina boga panghasilan utama minangka patani jeung buruh pakebonan, nu matak paékonomian Subang loba keneh ditunjang ku séktor patanian. Di Subang beulah kidul loba aréa pakebonan, saperti karét di beulah kulon kalér jeung kebon teh anu kacida legana. Subang dipikawanoh minangka salasahiji daérah nu ngahasilkeun &lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Buah_ganas&amp;action=edit" title="Buah ganas"&gt;buah ganas&lt;/a&gt;, utamana &lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Ganas_Madu&amp;amp;action=edit" title="Ganas Madu"&gt;Ganas Madu&lt;/a&gt;. Ganas Madu bisa dipanggihan di sapanjang Jalancagak. &lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Dodol_ganas&amp;action=edit" title="Dodol ganas"&gt;Dodol ganas&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Kiripik_sampeu&amp;amp;action=edit" title="Kiripik sampeu"&gt;kiripik sampeu&lt;/a&gt; jeung &lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Sel%C3%A9&amp;action=edit" title="Selé"&gt;selé&lt;/a&gt; mangrupakeun kadaharan hasil industri rumah tangga nu bisa dijadikeun oleh-oleh. Ngaliwatan program binaan Yayasan Kandaga, para patani keur ngabudidayakeun supa &lt;i&gt;tiram&lt;/i&gt;, lauk nilem di desa Cipunagara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a name="Pendidikan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Kabupat%C3%A9n_Subang&amp;action=edit&amp;amp;section=6" title="Édit bab: Pendidikan"&gt;édit&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalolobaan pangeusi Kabupatén Subang ngan saukur sakola tepi ka Sakola Dasar, sahingga pikeun ngagerakkeun paékonomian rayat diperlukeun katerampilan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Gambar:Wiki_letter_w.svg" title=""&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1029" type="#_x0000_t75" alt="" href="http://su.wikipedia.org/wiki/Gambar:Wiki_letter_w.svg" title="&amp;quot;&amp;quot;" style="'width:26.25pt;height:26.25pt'" button="t"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\server\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image004.png" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/6c/Wiki_letter_w.svg/35px-Wiki_letter_w.svg.png"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/server/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image005.gif" shapes="_x0000_i1029" border="0" height="35" width="35" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Bagian ieu &lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Wikipedia:Artikel_pondok_nu_sampurna&amp;action=edit" title="Wikipedia:Artikel pondok nu sampurna"&gt;pondok&lt;/a&gt; kénéh. Anjeun bisa &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Taratas" title="Wikipedia:Taratas"&gt;mantuan&lt;/a&gt; ku jalan &lt;span class="plainlinks"&gt;&lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Kabupat%C3%A9n_Subang&amp;amp;action=edit" title="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Kabupat%C3%A9n_Subang&amp;action=edit"&gt;nambahannana&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a name="Pariwisata"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Kabupat%C3%A9n_Subang&amp;action=edit&amp;amp;section=7" title="Édit bab: Pariwisata"&gt;édit&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Pariwisata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;ol style="font-family: arial;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ciater. Di antara gomplokna      pakebonan &lt;a href="http://su.wikipedia.org/wiki/Ent%C3%A9h" title="Entéh"&gt;entéh&lt;/a&gt;,      di wilayah kidul, Kabupatén Subang boga sumber cai panas nu terus ngalir      di daérah Ciater. Sari Ater mangrupakeun tujuan wisata nu kacida      kakoncarana alatan kahasan tur karaméannana nalika usum pakansi utamana      peré &lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Lebaran&amp;action=edit" title="Lebaran"&gt;Lebaran&lt;/a&gt;. Sari Ater salian ti nyadiakeun balong pamandian      cai panas, oge ngabogaan panginepan-panginepan nu dipikanyaho minangka      Saung Kabayan, cocok keur kulawarga nu hayang liburan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Klinik kabugaran (Spa) cai      panas aya di caketeun obyék wisata Sari Ater.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Curug Cijalu. Curug Cijalu      aya di daerah Sagalahérang, mangrupakeun tujuan wisata alam curug nu      mibanda pamandangan nu éndah, ngan hanjakal can dikelola kalayan serieus&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Curug Ciléat nu aya di      Kacamatan Cisalak, oge can dibebenah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;h2 style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a name="Tumbu_Luar"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://su.wikipedia.org/w/index.php?title=Kabupat%C3%A9n_Subang&amp;action=edit&amp;amp;section=8" title="Édit bab: Tumbu Luar"&gt;édit&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Tumbu Luar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-7248286192361069442?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/7248286192361069442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=7248286192361069442&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7248286192361069442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/7248286192361069442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/06/estu-subang.html' title='ESTU SUBANG'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-4954733080416913644</id><published>2007-05-29T02:33:00.001-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:28.524-08:00</updated><title type='text'>Sepenggal Kata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/Rlv0iPf0WmI/AAAAAAAAAAo/Fhb-cdCX8N4/s1600-h/slankers.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/Rlv0iPf0WmI/AAAAAAAAAAo/Fhb-cdCX8N4/s320/slankers.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5069914674648341090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Nepangkeun nami abdi Asep Beben Astrajingga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Ingalogo ngabdurrahman panotogomo prawoto mandoyo sastro diningrat alias Dawala alias Cepot....hehe..he..he..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Asli urang subang,ngan subang na euy.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;jadi teu bisa siga urang subang asli anu bisa nyarios babasan alias basa sunda anu Lemes alias leuleus...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Seueur pisan anu bade di sampaikan ka para pengunjung ieu Blogs...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Khususna kanggo urang subang umumna kanggo sundanise ti siklakna ti siklukna....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Saterasna mang Beben ngajak ka para pengunjung ieu blogs ,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;                                                                                   Hayu urang babarengan ngawangun bangsa urang  anu tercinta ieu, sabab urang mang rupakeu generasi penerus bangsa naon wae anu bakal di waris keun anak incu urang ..?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Mudah mudahan ku ayana ieu Blogs akhir baring anak incu urang bisa nga man fa'at keun ieu blogs, neda pang donga sareng bantosan nana ti sakabeh...dulur...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;sagala kritik sinareng saran..sareng upami bade nambahan blogs, kirim wae ka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;benochest@yahoo.co.id&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;deddy_beben@yahoo.co.id&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;mangga..ah upami aya kasalahan neda dihampura,upami aya kata-kata anu teu mernah hampura deu...ma'lum lah mang Beben mah uarang PANTURA jadi sunda na oge campur jeung jawa..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;cag ah..Wassalam..Gejlig...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-4954733080416913644?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/4954733080416913644/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=4954733080416913644&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4954733080416913644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/4954733080416913644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/05/prifil-penulis.html' title='Sepenggal Kata'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/Rlv0iPf0WmI/AAAAAAAAAAo/Fhb-cdCX8N4/s72-c/slankers.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-2997551614983301119</id><published>2007-05-29T02:26:00.000-07:00</published><updated>2008-11-13T00:23:28.788-08:00</updated><title type='text'>Ulang taun</title><content type='html'>&lt;a style="font-family: arial; font-style: italic;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RlvyLPf0WkI/AAAAAAAAAAU/jTbbw8PZK64/s1600-h/%2B.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RlvyLPf0WkI/AAAAAAAAAAU/jTbbw8PZK64/s320/%2B.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5069912080488094274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;hinta Dewi Maharani&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Ngarayakeun ulang taun rupina tos memasyarakat,asup ngarambah ka kampung-kampung,kawas panyakit anu menular,acara ulang taun rupina lain acara anu aneh deui pikeun urang lembur.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Ngarayakeun ulang taun teh sanes rek tuturut munding siga urang kota,tapi memang tanda ka deudeuh,kacinta kanu jadi putra,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Asal ulah kamalinaa atawa maksakeun teuing.ningali kana kamampuan urang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Baheula euweuh istilah ngarayakeu ulang tahun,boro-boro pake ulang taun.puguh pake dahar sapopoe ge hese,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;mantak lamun urang nanya ka kolot urang "Pa tanggal sabaraha abdi teh lahir..?" geus riweuh weh kolot teh ngajawab na.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Nilai positif pake budak anu ngarayakeun nana,dimana waktu ulang taun teh maneh na bisa amprok jeung jalma jalma anu dipikacinta ku anjeuna,Bapa,Ibu,Teteh,Aa,Ade jeung babaturan anu sejena bisa riung mung pulung ngucapkeun selamat sinareng do'a kanggo anjeuna.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Ngajadikeun tambahan kepercayaan diri,sareng ngingetan yen dirina tos nambah yuswa,bakal aya persoalan anu di hareup anu bakal di alaman munkin beda jeung taun-taun anu katukang sabab anjeuna nambah dewasa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Harapan sepuh biasana di ucapkeun kanggo eunteung atawa pedoman,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;kanggo murangkalih anu ngarayakeun ulang taun,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;jadi ulah nganggap so' so an kanggo urang lembur anu ngarayakeun Ulang taun,urang tingali dina sisi positif na...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;mudah mudahan teu aya deui urang lembur anu berpikir miring kana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;acara ulang taun..sakieu heula ti mang Beben cag ah...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-2997551614983301119?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/2997551614983301119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=2997551614983301119&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2997551614983301119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/2997551614983301119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/05/ni-anak-urang-ker-ulang-tahun-maneh-ke.html' title='Ulang taun'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_0iAaMOr5kYE/RlvyLPf0WkI/AAAAAAAAAAU/jTbbw8PZK64/s72-c/%2B.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5006696628965045465.post-230987575424809724</id><published>2007-05-21T23:24:00.000-07:00</published><updated>2007-05-22T00:11:09.445-07:00</updated><title type='text'>Ngarambah dunia anyar</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;"&gt;     Sateu acana neda agung cukup lumur jembar hampura anu diteda&lt;br /&gt;anu pasti aya kakurangan dina ngeusian ieu blog...hehehe...&lt;br /&gt;ma'lum lah di lembur kuring mayoritas GATEK..&lt;br /&gt;da biasa ari urang lembur mah,sok mikir pondok..&lt;br /&gt;lamun aya nu belajar komputer ,majar teh rek jadi naon cenah..&lt;br /&gt;ayeuna kuring rek ngeusi ieu Blog sugan jeung sugan&lt;br /&gt;akhir baring berguna pake sarerea,&lt;br /&gt;harapan kuring kanggo anu senior,mohon bantuan kanggo ngawangun ieu blog,&lt;br /&gt;mudah-mudahan akhirna jadi bahan bacaan anu berguna kanggo para pembacana&lt;br /&gt;teu hilap nyuhun keun pang dongana ti para sesepuh anu aya di SUBANG ti siklak na ti sikluk na...&lt;br /&gt;mulai ayeuna kuring nyoba ngeusi eu blog,najan sakamampuan kuring..&lt;br /&gt;ma'lum kuring teh jalma anyar di dunia Cyber atawa Internet.&lt;br /&gt;sakieu heula ti simkuring,&lt;br /&gt;wassalam&lt;br /&gt;Asep Beben Astrajingga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5006696628965045465-230987575424809724?l=wartasubang.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wartasubang.blogspot.com/feeds/230987575424809724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5006696628965045465&amp;postID=230987575424809724&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/230987575424809724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5006696628965045465/posts/default/230987575424809724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wartasubang.blogspot.com/2007/05/ngarambah-dunia-anyar.html' title='Ngarambah dunia anyar'/><author><name>DEDI BEBEN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17622568210783915441</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_0iAaMOr5kYE/SBbRbPYW_ZI/AAAAAAAAAF4/zwJE2iLv7WE/S220/alus+cenah.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
